Pujawali ke-61 Pura Agung Tirta Bhuana Bekasi, Angkat Tema Punia sebagai Wujud Pengabdian Tulus

Persembahyangan Bersama

BEKASI (BIMAS HINDU) – Umat Hindu di Bekasi melaksanakan Pujawali ke-61 di Pura Agung Tirta Bhuana dengan penuh khidmat. Perayaan ini mengusung tema “Dengan Melakukan Punia, Kita Bisa Melaksanakan Kegiatan dengan Ikhlas”, yang menjadi pengingat akan pentingnya berdana sebagai wujud syukur dan pengabdian tulus kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Minggu (20/09/2025).

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Sekretaris Ditjen Bimas Hindu, Dr. Ida Made Pidada Manuaba, Kasubdit Pemberdayaan Umat, Ketua PHDI Provinsi dan Kabupaten Bekasi, jajaran pengurus banjar, serta tokoh umat Hindu setempat.

Sebelum puncak perayaan, kegiatan diawali dengan sesi yoga yang bertujuan menjernihkan pikiran dan menyeimbangkan energi spiritual. Hal ini mencerminkan komitmen umat Hindu dalam menjaga keseimbangan antara jasmani, rohani, dan mental sebelum melaksanakan persembahyangan.

Ketua Panitia, Ni Ketut Laksmi, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh donatur, panitia, serta umat yang telah berpartisipasi. Ia menegaskan bahwa tema punia dipilih untuk menekankan nilai pengorbanan tulus dalam menjaga keberlangsungan kegiatan keagamaan.

Puncak acara ditandai dengan Dharma Wacana oleh Sekretaris Ditjen Bimas Hindu, Dr. Ida Made Pidada Manuaba, yang membawakan materi berjudul “Rukmini Tatwa”. Dalam lontar tersebut, dikisahkan Rukmini yang meminta petuah kepada Dewi Saci (istri Dewa Indra) tentang menjaga keharmonisan rumah tangga.

Pidada menjelaskan dua ajaran utama yang relevan hingga kini:

1. Menjaga Fisik – meliputi kecerahan wajah, kesehatan kulit, keharuman tubuh, serta menjaga kewanitaan.

2. Kecantikan Rohani – diwujudkan melalui praktik Sevanam, yaitu pelayanan tulus seorang istri kepada suami, seperti menyiapkan makanan dan memenuhi kebutuhan keluarga.

Ia menekankan bahwa kebahagiaan rumah tangga adalah tanggung jawab bersama. Kesedihan seorang wanita, katanya, bisa berdampak besar hingga menghalangi jalannya yadnya (persembahan suci). Karena itu, ajaran Rukmini Tatwa perlu terus diamalkan, terutama oleh generasi muda, agar keluarga selalu harmonis, penuh berkah, dan rezeki.

Peringatan Pujawali ke-61 ini bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga momen spiritual yang mengingatkan umat akan pentingnya punia, ajaran leluhur, dan nilai kekeluargaan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pelaksanaan Pujawali ini, Pura Agung Tirta Bhuana menegaskan perannya sebagai pusat pembinaan spiritual umat Hindu di Bekasi sekaligus ruang kebersamaan yang memperkuat ikatan sosial dan religius masyarakat Hindu.


Berita Pusat LAINNYA