Akselerasi Pembangunan Desa, 657 Mahasiswa Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Diterjunkan dalam Program KKN Berdampak

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Singaraja (Bimas Hindu) - Memperkuat kontribusi akademik dalam percepatan pembangunan kawasan pedesaan, sebanyak 657 mahasiswa Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja diterjunkan dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak di 23 desa wilayah Kecamatan Busungbiu dan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, Senin (21/9/2026).

Program pengabdian masyarakat berbasis Tri Dharma Perguruan Tinggi ini dirancang untuk mendampingi pemerintah desa dalam mengakselerasi penanganan isu-isu prioritas, seperti penurunan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, penguatan ketahanan pangan, hingga tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Melalui tema pemuliaan desa berbasis Tri Hita Karana, para mahasiswa didorong untuk mengintegrasikan keahlian ilmiah dengan kearifan lokal guna menggali serta mengoptimalkan potensi desa secara berkelanjutan.

Wakil Rektor bidang kemahasiswaan IMK Singaraja, I Nyoman Miarta Putra, menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat harus membawa dampak solutif dan terukur sesuai dengan kebutuhan ril di lapangan.

“Mahasiswa tidak sekadar menjalankan kewajiban akademik, tetapi wajib memahami dinamika dan persoalan nyata masyarakat. Kolaborasi bersama pemerintah desa harus dibangun secara erat agar program-program pendampingan berbasis potensi lokal dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh warga,” terang I Nyoman Miarta Putra.

Dukungan terhadap penerjun mahasiswa PTKHN ini juga disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng yang menilai keterlibatan mahasiswa sangat strategis dalam memperkuat perencanaan pembangunan desa, pengembangan sistem informasi, serta pelestarian seni dan budaya lokal.

Melalui pelepasan ratusan mahasiswa pengabdi ini, Institut Agama Hindu Negeri Singaraja terus mengukuhkan perannya sebagai PTKHN yang berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan sosial, ekonomi, dan kebudayaan masyarakat di daerah.

Kontributor: Putu Rika Mahardika


Berita Daerah LAINNYA