Bintan (Bimas Hindu) - Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, Prof. I Nengah Duija, melaksanakan kegiatan penanaman pohon di lingkungan Pura Giri Natha Puncak Sari Prov. Kepri. Penanaman pohon ini menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi, salah satu dari delapan program prioritas (Asta Protas) Kementerian Agama RI 2025-2029 bertajuk “Kemenag Berdampak”.
Dalam kegiatan tersebut, Dirjen Bimas Hindu turut meninjau lokasi rencana pembangunan wantilan di area pura yang telah mendapatkan bantuan sebesar Rp. 100 juta dari Bimas Hindu Kanwil Kemenag Prov. Kepri. Wantilan ini nantinya akan digunakan sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan umat Hindu di Pulau Bintan dan sekitarnya.
Acara menanam pohon di hadiri oleh Ketua DWP Ditjen Bimas Hindu Ni Luh Yeni Rosani, Kabag TU Kanwil Kemenag Prov. Kepri Drs. H. Edi Batara, serta Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Prov. Kepri Purwadhi. Jenis pohon yang ditanam meliputi pohon durian, mangga, dan petai sebagai simbol kehidupan dan pelestarian lingkungan.
Dalam acara simakrama bersama umat Hindu Pulau Bintan di Pura Giri Natha, Prof. I Nengah Duija menyampaikan pesan dari Menteri Agama RI terkait pentingnya peran agama dalam pelestarian alam.
“Bapak Menteri memohon kepada kita bahwa di setiap rumah ibadah untuk selalu menanam pohon. Agar agama kita memiliki peran penting dalam penyelamatan lingkungan, maka perlu kita tanam pohon agar ketika sembahyang, ketika panas atau terlalu terik, sudah ada pohon-pohon perindang yang membuat suasana lebih teduh,” jelas Dirjen Bimas Hindu.
“Jangan sampai rumah ibadah justru menyebabkan dunia ini menjadi tercemar atau semakin panas. Kemarin saja, dari 17.200 CPNS di Kementerian Agama, sebelum diserahkan SK-nya, semuanya wajib menanam satu pohon,” tambahnya.
Penanaman pohon ini dipandang sebagai aksi konkret pengamalan nilai-nilai Hindu yang selaras dengan alam, serta implementasi nyata dari konsep teo-ekologi gagasan yang mengintegrasikan nilai spiritual dan kepedulian lingkungan dalam kehidupan beragama.
Selain kegiatan di Pura Giri Natha, Dirjen juga mengunjungi Pura Dharma Kerthi yang terletak di kawasan wisata Lagoi, Bintan, dan Pasraman Brahma Widya Satwika. Kunjungan ini dilakukan bersama Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Kepri, Ketua PHDI Provinsi Kepri Drs. I Ketut Artha, dan Ketua PHDI Kabupaten Bintan, Made Sudana.
Kegiatan ini memperkuat komitmen Ditjen Bimas Hindu dalam membina umat secara holistic melalui pelestarian budaya, penguatan spiritualitas, serta kepedulian terhadap lingkungan hidup.