Perkuat Ketahanan Keluarga Muda, Bimas Hindu Gulirkan Pembinaan RBKS di Klungkung

Pembinaan Keluarga Muda Menuju Sukinah di Klungkung, Bali

Klungkung (Bimas Hindu) — Dalam upaya membangun fondasi rumah tangga yang kokoh, harmonis, serta berkarakter, Bimas Hindu menggelar Pembinaan Keluarga Muda Menuju Sukinah di Klungkung, Bali, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan eksekusi program prioritas nasional Rumah Bimbingan Keluarga Sukinah (RBKS).

Mengusung tema pembinaan keharmonisan rumah tangga, sebanyak 64 peserta yang terdiri dari pasangan keluarga muda dan calon pengantin dibekali pemahaman komprehensif mengenai pencegahan konflik, kesehatan reproduksi, administrasi kependudukan, hingga penguatan nilai spiritual Hindu.

Pembinaan lintas sektor ini menghadirkan materi edukasi mencakup pencatatan administrasi pernikahan dan kelahiran dari Dinas Dukcapil, kesehatan calon pengantin dari Dinas Kesehatan, serta penguatan adat dan budaya dari Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Klungkung.

Kakanwil Kemenag Bali, I Gusti Made Sunartha, menegaskan bahwa program RBKS dihadirkan untuk memberikan pendampingan nyata bagi pasangan muda agar siap menghadapi berbagai dinamika dan tantangan kehidupan rumah tangga.

“Keluarga harmonis bukan berarti terbebas dari persoalan, melainkan bagaimana pasangan mampu berkomunikasi dengan baik, saling menghargai, serta menyelesaikan setiap persoalan dengan kedewasaan berlandaskan nilai-nilai ajaran Hindu,” tegas I Gusti Made Sunartha.

Sunartha menambahkan bahwa Bimas Hindu tidak hanya hadir dalam pelayanan administrasi perkawinan semata, tetapi juga bertanggung jawab memastikan ketahanan keluarga keagamaan dapat terwujud secara berkelanjutan melalui peran aktif para penyuluh di lapangan.

Sementara itu, Kepala Kankemenag Klungkung, Putu Indira Bhadrawati, mengajak seluruh peserta untuk senantiasa mengamalkan ajaran Tat Twam Asi dan Tri Kaya Parisudha dalam menjaga hubungan suami istri serta mendidik generasi mendatang.

“Dalam kitab suci Regweda ditegaskan pesan agar pasangan hidup bersama, tidak terpisahkan, dan menikmati kebahagiaan di rumah mereka. Inilah esensi utama dari pilar Keluarga Sukinah, yaitu memilih untuk menyelesaikan persoalan secara bersama-sama,” jelas Putu Indira.

Melalui optimalisasi program RBKS ini, Ditjen Bimas Hindu terus berkomitmen menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup, ketahanan mental, serta keharmonisan sosial umat Hindu di seluruh Indonesia.

 

Kontributor: Ni Made Ari Rismaya Dewi, Wisnawa


Berita Daerah LAINNYA