Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Penyuluh Agama Hindu Kemenag Bangli Gelar Intervensi Keluarga Sakinah Ke-3 di Kintamani

Penyuluh Agama Hindu Kemenag Bangli melaksanakan kegiatan Intervensi Keluarga Sakinah Ke-3

Bangli (BIMAS HINDU) - Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting dan mewujudkan keluarga yang sehat serta sejahtera, Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli Wilayah Kecamatan Kintamani melaksanakan kegiatan Intervensi Keluarga Sakinah Ke-3. Kegiatan ini menyasar keluarga yang memiliki anak terdampak stunting di Banjar Pengejaran, Desa Pengejaran, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

Langkah ini merupakan bagian dari pembinaan terpadu Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga melalui pendekatan keagamaan, sosial, serta kemanusiaan.

Kegiatan intervensi dilaksanakan secara door-to-door dengan mengunjungi langsung kediaman keluarga sasaran. Tim Penyuluh Agama Hindu yang terdiri dari I Wayan Sudiawan, Ni Wayan Soma Ekasari, I Nengah Sudira, Eka Arsa Dewi, I Komang Widiana, I Wayan Arimadi, dan Ni Wayan Seniasih menyerahkan bantuan nutrisi berupa beras, telur, serta minyak goreng untuk membantu pemenuhan gizi harian anak.

Selain menyalurkan bantuan bahan pangan pokok, para penyuluh juga memberikan edukasi komprehensif kepada orang tua. Materi edukasi mencakup pentingnya penerapan pola makan bergizi seimbang, pola asuh anak yang penuh kasih sayang, peningkatkan kebersihan lingkungan rumah, serta pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala melalui layanan Posyandu maupun Puskesmas setempat.

Perwakilan Penyuluh Agama Hindu Kemenag Bangli, I Wayan Sudiawan menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan keluarga dan membangun kesadaran bersama akan pentingnya pencegahan stunting sejak dini.

"Intervensi Keluarga Sakinah merupakan wujud nyata kepedulian dalam mendukung percepatan penurunan stunting. Melalui pembinaan keagamaan, edukasi gizi, dan pendampingan kepada keluarga, kami berharap orang tua semakin memahami pentingnya pemenuhan nutrisi, pola asuh yang baik, serta menjaga kesehatan anak sejak dini. Pencegahan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas," ujar Sudiawan

Kegiatan yang berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan ini mendapat apresiasi serta sambutan hangat dari masyarakat dan keluarga penerima manfaat. Melalui pelaksanaan Intervensi Keluarga Sakinah secara berkelanjutan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat guna mencetak generasi muda Hindu yang sehat, unggul, dan berkualitas.


Berita Daerah LAINNYA