Gelar PkM di Banyuwangi, STAHN Jawa Dwipa Salurkan Bantuan Rumah Ibadah dan Dorong Ekoteologi

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kabupaten Banyuwangi

Banyuwangi (Bimas Hindu) — Mengaktualisasikan Program Prioritas Asta Protas Kemenag RI dalam mewujudkan layanan kementerian yang berdampak langsung bagi masyarakat, Civitas Akademika STAHN Jawa Dwipa Klaten menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, 4–6 September 2026.

Kegiatan yang terpusat di Pura Patirtan Agung Astadala, Pura Giri Mulya Raung, dan Pura Sandya Dharma ini diisi dengan aksi Dharma Tula, kurve bersih pura, serta penanaman pohon penghijauan. Agenda ini dihadiri Penyelenggara Hindu Kemenag Banyuwangi, PHDI, WHDI, dan Peradah Kabupaten Banyuwangi.

Sebagai wujud kepedulian dan aksi nyata, STAHN Jawa Dwipa menyerahkan bantuan dana operasional keagamaan secara tunai masing-masing sebesar Rp2.000.000 untuk tiap pura yang dikunjungi.

Kabag AUAK STAHN Jawa Dwipa, Bibit Hariyadi, menegaskan bahwa kehadiran perguruan tinggi keagamaan negeri harus dirasakan kemanfaatannya secara riil oleh umat Hindu di berbagai daerah.

"STAHN Jawa Dwipa adalah milik seluruh masyarakat dan umat Hindu. Kehadiran kami di tengah umat Banyuwangi diharapkan memberikan dampak positif dan nyata. Bantuan yang diserahkan semoga dapat menunjang keberlanjutan kegiatan keagamaan dan perawatan sarana ibadah di sini," ujar Bibit Hariyadi.

Penyelenggara Hindu Kemenag Banyuwangi, Oksan Wibowo, menyambut positif kolaborasi lintas wilayah ini dan menekankan pentingnya menjaga Ekoteologi Hindu melalui aksi kebersihan lingkungan serta kepedulian terhadap alam (Tri Hita Karana).

Melalui sinergi PkM ini, STAHN Jawa Dwipa Klaten tidak hanya merealisasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga memantapkan sosialisasi keberadaan PTKHN Jawa Tengah dalam memberikan pelayanan keumatan yang inklusif dan berdampak luas.

 

Kontributor: Toto Margiyono


Berita Daerah LAINNYA