Lestarikan Tradisi Sejak Dini, Kemenag Gianyar Bimbing Siswa Tegallalang Buat Tipat dan Klakat

Bimbingan praktik pembuatan sarana upakara bagi siswa di Desa Adat Gentong

Gianyar (Bimas Hindu) — Dalam upaya menjaga kelestarian tradisi keagamaan serta membentuk karakter generasi muda di tingkat akar rumput, Penyuluh Agama Hindu Kemenag Kabupaten Gianyar memberikan bimbingan praktik pembuatan sarana upakara bagi siswa di Desa Adat Gentong, Desa Tegallalang, Gianyar, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan pembinaan yang diselenggarakan di SDN 4 Tegallalang ini diikuti puluhan siswa dengan pendekatan interaktif dan aplikatif. Para peserta dipandu secara langsung mempraktikkan teknik dasar menganyam tipat dan merangkai klakat sebagai sarana upacara penting dalam tradisi keagamaan Hindu.

Penyuluh Agama Hindu Kemenag Kabupaten Gianyar, Ni Wayan Ekayanti, S.Sos., menjelaskan bahwa pengenalan sarana upakara sejak usia dini menjadi fondasi krusial agar generasi muda tidak sekadar menjadi penonton, melainkan mampu menguasai keterampilan dan memahami filosofi ajaran agama.

"Anak-anak merupakan generasi penerus yang mengawal kelestarian tradisi dan kesucian agama Hindu di masa depan. Melalui praktik langsung pembuatan sarana upakara seperti tipat dan klakat ini, kami tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan pemahaman filosofis agar mereka tumbuh menjadi generasi yang mahir, berkarakter, serta bangga akan identitas budaya dan keagamaannya," tegas Ekayanti.

Melalui sinergi berkesinambungan antara Kemenag Gianyar, pihak sekolah, dan pihak Desa Adat Gentong, program edukasi keterampilan keagamaan ini diharapkan mampu memperkokoh Sradha-Bhakti generasi muda serta menjaga keberlanjutan tradisi lokal secara matang dan bermakna.

 

Kontributor: Ni Wayan Ekayanti


Berita Daerah LAINNYA