Bina Warga Binaan Lapas Parigi, Penyuluh Kemenag Parigi Moutong Gembleng Ajaran Tri Kaya Parisudha

Pembinaan keagamaan berkelanjutan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Parigi

Parigi Moutong (Bimas Hindu) — Menguatkan mental spiritual sekaligus menuntun proses rehabilitasi warga binaan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong menggelar pembinaan keagamaan berkelanjutan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Parigi, Sulawesi Tengah, Senin (7/9/2026).

Kegiatan bertema “Langkah Baru Menuju Kehidupan yang Lebih Baik” ini dipimpin oleh Penyuluh Agama Hindu Kemenag Parigi Moutong, I Made Suwarya dan I Made Agus Sudiana. Pembinaan diawali dengan persembahyangan Puja Tri Sandya dan sesi meditasi bersama untuk melatih ketenangan pikiran.

Penyuluh Agama Hindu Kemenag Parigi Moutong, I Made Suwarya, menjelaskan bahwa pendampingan di dalam Lapas berfokus pada penanaman filosofi Tri Kaya Parisudha sebagai fondasi introspeksi diri dan perbaikan karakter.

"Pikiran yang baik (Manacika) akan melahirkan perkataan yang baik (Wacika) dan diwujudkan melalui perbuatan yang nyata (Kayika). Pemahaman ini menjadi modal spiritual utama bagi warga binaan dalam merintis langkah baru menuju kehidupan yang harmonis," terang I Made Suwarya.

Ia menambahkan bahwa pembinaan spiritual yang konsisten merupakan bentuk tanggung jawab Kemenag dalam menjamin hak pelayanan keagamaan bagi seluruh lapisan umat tanpa terkecuali.

"Penguatan nilai keagamaan ini menjadi bekal spiritual penting bagi warga binaan, baik dalam menjalani proses pemasyarakatan maupun saat nantinya kembali ke tengah keluarga dan masyarakat," pangkasnya.

Melalui bimbingan spiritual dan edukasi moral yang terprogram di Lapas Kelas III Parigi ini, Kemenag Parigi Moutong berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan keumatan yang inklusif, berdampak, dan memanusiakan seluruh warga binaan Hindu.

 

Kontributor: Wayan Widana, S. Fil


Berita Daerah LAINNYA