Karangasem (Bimas Hindu) — Menguatkan kemandirian ekonomi keumatan sekaligus mengaktualisasikan ajaran Dharma dalam kehidupan sosial-ekonomi, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karangasem membina kelompok usaha di Banjar Dinas Sega, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Senin (7/9/2026).
Pembinaan bertajuk “Membangun Usaha, Mewujudkan Kemandirian Umat, Mewujudkan Arthadi Jagaditha” yang diikuti 37 peserta ini dipimpin oleh Penyuluh Agama Hindu Kemenag Karangasem, I Putu Agus Ananta Wijaya Sari, bersama Penata Layanan Operasional Kecamatan Abang, I Wayan Eka Wedana.
Penyuluh Agama Hindu Kemenag Karangasem, I Putu Agus Ananta Wijaya Sari, menegaskan bahwa pemaknaan ajaran keagamaan harus seimbang antara pencapaian spiritual dan Kesejahteraan materiil (Jagadhita).
"Kemandirian umat tidak hanya dibangun melalui kemampuan spiritual, tetapi juga melalui kemauan untuk bekerja, berusaha, mengembangkan potensi, dan menciptakan peluang ekonomi yang bermanfaat bagi keluarga maupun lingkungan," ujar I Putu Agus Ananta Wijaya Sari.
Penata Layanan Operasional Kecamatan Abang, I Wayan Eka Wedana, menambahkan bahwa pengembangan potensi ekonomi lokal di bidang pertanian, peternakan, kerajinan, dan perdagangan harus tetap berlandaskan prinsip-prinsip Dharma seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab.
"Nilai Arthadi Jagaditha diharapkan dapat diwujudkan melalui usaha yang produktif dan berkelanjutan. Umat didorong untuk mengoptimalkan potensi lokal sesuai dengan kemampuan dan kondisi lingkungan masing-masing," ungkap I Wayan Eka Wedana.
Ketua Kelompok Binaan Banjar Dinas Sega, Ni Kadek Mariasih, menyambut positif bimbingan dari Kemenag Karangasem yang memberikan motivasi serta arah konkret bagi warga desa dalam merintis dan memperkuat jaringan usaha.
Melalui pendampingan ekonomi berkelanjutan ini, Kemenag Karangasem berkomitmen untuk terus mendorong kelompok-kelompok binaan keagamaan agar mampu bertransformasi menjadi komunitas yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.
Kontributor: Finxi