Palu (Bimas Hindu) — Meningkatkan kualitas mutu pendidikan keagamaan sekaligus mematangkan persiapan peserta didik menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA), pembinaan terpadu digelar di Utama Widyalaya Wira Dharma Palu, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan pembinaan yang menyasar jajaran pendidik dan peserta didik ini dipimpin langsung oleh Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, I Wayan Sudiana.
Selain memberikan motivasi belajar dan penanaman integritas berbasis ajaran Taittiriya Upanishad (Satyam vada, dharmam cara, svadhyayan ma pramadah berkatalah benar, jalankan Dharma, dan jangan lalai dalam belajar), agenda ini dimanfaatkan untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap guru yang belum memiliki sertifikat Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tengah, I Wayan Sudiana, menegaskan bahwa kesiapan akademik siswa harus berjalan seimbang dengan pembentukan budi pekerti yang kokoh.
“Penguatan karakter menjadi perhatian penting karena pendidikan tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk pribadi peserta didik yang memiliki budi pekerti, integritas, dan kepedulian terhadap sesama. Siswa diharapkan mampu mengembangkan potensi dirinya secara seimbang antara pengetahuan, keterampilan, dan karakter,” ujar I Wayan Sudiana.
Ia menambahkan, pemetaan kualifikasi pendidik yang belum bersertifikasi PPG menjadi dasar krusial bagi penyusunan kebijakan pembinaan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan guru Hindu di Sulawesi Tengah.
Melalui pengawalan mutu pendidikan dan pendataan kualifikasi tenaga pendidik ini, Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen terus mendorong pencapaian Widyalaya yang unggul, profesional, dan berdaya saing tinggi.
Konributor: I Made Dwikarya Putra. S.P