Sinergikan Pembinaan Spiritual dan Pemberdayaan Ekonomi, Pembekalan Keluarga Mandiri Sentuh Banjar Jangu

Pembinaan penguatan ekonomi berbasis keagamaan

Karangasem (Bimas Hindu) — Mendorong percepatan penanggulangan kemiskinan serta membentuk mentalitas keluarga prasejahtera yang mandiri, pembinaan penguatan ekonomi berbasis keagamaan digelar bagi 27 ibu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Banjar Dinas Jangu, Desa Duda, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Bali, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan pembinaan bertema “Menguatkan Keluarga, Membangun Kemandirian, dan Menanggulangi Kemiskinan” ini diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karangasem melalui Pembimbing Keagamaan bersama Penata Layanan Operasional (PLO) Kecamatan Selat.

Dalam sesi pembinaan tersebut, para penerima manfaat dibekalkan pentingnya pengelolaan keuangan rumah tangga yang cermat, pengutamaan investasi pendidikan anak, serta dorongan etos kerja agar bantuan sosial pemerintah dimaknai sebagai stimulan usaha, bukan ketergantungan jangka panjang.

Pembimbing Keagamaan Kemenag Kabupaten Karangasem, Ni Kadek Mira Puspita, menegaskan bahwa bantuan sosial merupakan sarana awal untuk memperkuat pondasi ekonomi keluarga menuju kemandirian utuh.

“Bantuan bukanlah tujuan akhir, melainkan menjadi salah satu sarana untuk membantu keluarga agar semakin kuat dan mampu membangun kemandirian. Yang terpenting adalah bagaimana memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan,” ujar Ni Kadek Mira Puspita.

Sementara itu, Penata Layanan Operasional Kemenag Karangasem Wilayah Selat, Putu Januartawa, menekankan bahwa integrasi pendampingan spiritual dan sosial menjadi kunci penting pengentasan kemiskinan di tingkat akar rumput.

“Sinergi dalam pendampingan KPM PKH ini menjadi kunci agar pembinaan keagamaan dan pemberdayaan ekonomi berjalan beriringan. Kami ingin para ibu di Desa Duda memiliki ketangguhan mental, motivasi kerja, dan tata kelola keuangan yang baik demi mewujudkan keluarga yang mandiri,” tutur Putu Januartawa.

Melalui pendampingan keumatan yang berorientasi pada pemberdayaan ini, Kementerian Agama Kabupaten Karangasem terus berkomitmen berkontribusi nyata menciptakan keluarga Hindu yang tangguh, sejahtera, dan berdaya saing.

 

Kontributor: Finxi


Berita Daerah LAINNYA