SLEMAN (BIMAS HINDU) - Pura Sanatanagama UGM di kawasan Sewon, Sleman, menjadi titik pertemuan spiritual umat Hindu lintas daerah saat menerima kunjungan Tirta Yatra Yayasan Shri Kesari Warmadewa dari Bali, Kamis (21/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dalam nuansa religius dan penuh keakraban, sekaligus menjadi penguat hubungan persaudaraan antarumat Hindu Nusantara.
Rombongan yang terdiri dari 38 peserta dipimpin langsung Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa, Wisnu Murti, serta didampingi Jero Gede Prasetyo. Kehadiran mereka disambut oleh Pembimas Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, Didik Widya Putra, bersama Ketua Pengempon Pura Sanatanagama UGM, Sang Kompiang Wirawan.
Sebelum mengunjungi Pura Sanatanagama UGM, rombongan terlebih dahulu melaksanakan persembahyangan di kawasan suci Candi Prambanan. Perjalanan spiritual tersebut menjadi bagian dari rangkaian Tirta Yatra untuk memperkuat sradha dan bhakti sekaligus mengenal jejak peradaban Hindu di Nusantara.
Pertemuan umat Hindu dari Bali dan Yogyakarta itu berlangsung hangat. Suasana kekeluargaan tampak dalam setiap rangkaian kegiatan, mulai dari penyambutan hingga doa bersama yang dilaksanakan di area pura.
Pembimas Hindu Kanwil Kemenag DIY, Didik Widya Putra, mengatakan Tirta Yatra memiliki makna lebih luas dibanding sekadar perjalanan spiritual. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat solidaritas dan menjaga nilai kebangsaan di tengah keberagaman.
“Tirta Yatra bukan hanya perjalanan rohani, tetapi juga sarana mempererat persatuan umat Hindu lintas daerah dan generasi. Melalui kunjungan seperti ini, nilai-nilai dharma, toleransi, dan kebersamaan dapat terus tumbuh dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Didik.
Ia menambahkan, interaksi antarumat Hindu dari berbagai wilayah penting untuk menjaga kesinambungan tradisi, budaya, dan semangat moderasi beragama di Indonesia.
Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa, Wisnu Murti, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan umat Hindu di Yogyakarta. Ia menilai suasana kebersamaan yang terbangun selama Tirta Yatra memberikan pengalaman spiritual yang mendalam bagi seluruh peserta.
“Perjalanan Tirta Yatra ini menjadi pengalaman spiritual yang sangat bermakna bagi kami. Selain bersembahyang, kami juga merasakan semangat persaudaraan Hindu yang begitu kuat di Yogyakarta. Ini menjadi energi positif untuk terus menjaga harmoni dan kebersamaan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pengempon Pura Sanatanagama UGM, Sang Kompiang Wirawan, menilai kunjungan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun jejaring umat Hindu Nusantara yang semakin erat.
“Kami menyambut dengan penuh sukacita dan rasa persaudaraan atas kedatangan Yayasan Shri Kesari Warmadewa di Pura Sanatanagama UGM. Semoga melalui Tirta Yatra ini terjalin hubungan spiritual dan kekeluargaan yang semakin erat antarumat Hindu Nusantara,” ujar Sang Kompiang Wirawan.
Kegiatan Tirta Yatra itu tidak hanya menjadi momentum persembahyangan bersama, tetapi juga memperlihatkan kuatnya semangat persatuan umat Hindu di tengah keragaman budaya Indonesia. Melalui interaksi lintas daerah tersebut, nilai spiritual, toleransi, dan kebersamaan terus dirawat sebagai bagian dari kehidupan masyarakat yang harmonis.
#Bimas Hindu #Pembimas Hindu DIY