Tri Hita Karana Jadi Kunci Membangun Kehidupan Harmonis, Penyuluh Hindu Kemenag Kota Ambon Sampaikan Pesan Dharma Lewat RRI

Penyuluh Agama Hindu Kemenag Kota Ambon Agung Kartono menyampaikan materi tentang Tri Hita Karana dalam siaran Program Mutiara Pagi Hindu di RRI Ambon

Ambon, Maluku (Bimas Hindu) Di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks, ajaran Tri Hita Karana dinilai tetap relevan sebagai pedoman untuk mewujudkan kehidupan yang harmonis. Pesan tersebut disampaikan Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, Agung Kartono, S.H., saat mengisi siaran keagamaan Hindu dalam program Mutiara Pagi Hindu di Radio Republik Indonesia (RRI) Ambon, Rabu (22/7/2026).

Mengangkat tema "Menyelami Tri Hita Karana", Agung menjelaskan bahwa konsep luhur dalam ajaran Hindu tersebut mengajarkan tiga pilar utama penyebab terciptanya kebahagiaan dan kesejahteraan hidup, yakni keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan (Parhyangan), sesama manusia (Pawongan), dan alam semesta (Palemahan).

Menurutnya, Tri Hita Karana bukan sekadar konsep filosofis, tetapi merupakan pedoman hidup yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Keharmonisan dengan Tuhan diwujudkan melalui peningkatan sraddha dan bhakti, keharmonisan dengan sesama melalui sikap saling menghormati, toleransi, dan semangat gotong royong, sedangkan keharmonisan dengan lingkungan diwujudkan melalui kepedulian menjaga kebersihan serta kelestarian alam.

"Penerapan Tri Hita Karana sangat penting di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis. Nilai-nilai tersebut mampu menjadi landasan dalam membangun kehidupan yang damai, rukun, serta menciptakan keseimbangan antara kebutuhan spiritual, sosial, dan lingkungan," jelas Agung dalam siaran tersebut.

Melalui Program Mutiara Pagi Hindu, RRI Ambon terus menjadi ruang edukasi keagamaan yang menjangkau masyarakat luas. Program ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman umat terhadap ajaran Hindu yang moderat, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan karakter, sekaligus mendorong implementasi nilai-nilai Dharma dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kota Ambon dalam memanfaatkan media massa sebagai sarana penyuluhan keagamaan. Dengan pendekatan tersebut, pesan-pesan Dharma dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan menginspirasi umat untuk membangun kehidupan yang harmonis melalui keseimbangan hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta.


Berita Daerah LAINNYA