Utsawa Dharma Gita XI Resmi Dibuka, Perkuat Literasi Ekoteologi dan Siapkan Wakil ke Tingkat Provinsi

Utsawa Dharma Gita XI Resmi Dibuka, Perkuat Literasi Ekoteologi dan Siapkan Wakil ke Tingkat Provinsi

Lampung Tengah (Bimas Hindu) - Utsawa Dharma Gita (UDG) XI Kabupaten Lampung Tengah resmi dibuka di Balai Kesenian Rama Dewa, Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pembinaan umat Hindu melalui pelestarian seni keagamaan sekaligus ajang seleksi peserta terbaik menuju Utsawa Dharma Gita (UDG) Tingkat Provinsi Lampung.

Pembukaan UDG XI dilakukan oleh Plt. Bupati Lampung Tengah, Komang Koheri, dan dihadiri Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, unsur pemerintah daerah, Forkopimcam, tokoh agama Hindu, pengurus lembaga keagamaan Hindu, dewan juri, para pembina, serta peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lampung Tengah.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Bimas Hindu Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Jumadi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah beserta seluruh panitia yang tetap berkomitmen menyelenggarakan Utsawa Dharma Gita meskipun di tengah keterbatasan anggaran.

"Atas nama Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, panitia penyelenggara, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Utsawa Dharma Gita XI. Komitmen untuk terus melaksanakan pembinaan umat melalui kegiatan ini patut diapresiasi karena menjadi bagian penting dalam menjaga eksistensi seni dan budaya keagamaan Hindu," ujar Jumadi.

Mengusung tema "Penguatan Literasi Ekoteologi (Green Dharma) Menuju Kesejahteraan Semesta", Utsawa Dharma Gita XI diharapkan menjadi ruang pembinaan yang tidak hanya mengembangkan kemampuan membaca dan melantunkan Dharma Gita, tetapi juga memperkuat pemahaman serta pengamalan ajaran Hindu dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Jumadi, Utsawa Dharma Gita merupakan implementasi pembinaan umat melalui penguatan nilai-nilai Tri Hita Karana, yaitu membangun keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta.

"Utsawa Dharma Gita bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi merupakan media pembinaan umat untuk meningkatkan sraddha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, menanamkan kecintaan terhadap ajaran suci Weda kepada generasi muda Hindu, sekaligus memperkuat kesadaran menjaga keseimbangan alam sebagai implementasi Green Dharma," katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pelaksanaan UDG XI juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia Hindu yang berkualitas dalam menghadapi Utsawa Dharma Gita Nasional Tahun 2027.

"Melalui Utsawa Dharma Gita, kita berharap lahir generasi Hindu yang tidak hanya mampu melantunkan Dharma Gita dengan baik, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Dharma dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan karakter, spiritualitas, dan pelestarian budaya keagamaan Hindu," ungkapnya.

Kabid Bimas Hindu juga mengajak seluruh peserta menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar dan mempererat persaudaraan.

"Jadikan Utsawa Dharma Gita sebagai wahana meningkatkan kualitas diri, memperkuat persaudaraan, serta menjunjung tinggi sportivitas. Nilai-nilai kebersamaan dan penghayatan terhadap ajaran agama harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan kegiatan ini," pesannya.

Sementara itu, panitia penyelenggara menyampaikan bahwa Utsawa Dharma Gita XI Kabupaten Lampung Tengah menjadi ajang seleksi untuk menentukan peserta terbaik yang akan mewakili Kabupaten Lampung Tengah pada Utsawa Dharma Gita Tingkat Provinsi Lampung yang dijadwalkan berlangsung pada awal Desember 2026 di Kabupaten Lampung Tengah.

Utsawa Dharma Gita menjadi salah satu agenda strategis pembinaan umat Hindu yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pada pembentukan karakter, penguatan spiritualitas, serta pelestarian tradisi keagamaan yang diwariskan secara turun-temurun kepada generasi muda.


Berita Daerah LAINNYA