BANYUWANGI, (BIMAS HINDU), - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi menempatkan 3 penyuluh agama Hindu di 3 Kantor Urusan Agama (KUA) yang berbeda pada Senin (3/6/2024).
Adanya penempatan 3 penyuluh Hindu tersebut diharapkan menjadi langkah baik untuk membangun sinergitas dan penguatan moderasi beragama di masyarakat.
Penempatan 3 penyuluh agama Hindu tersebut atas instruksi dari Kepala Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Dr. Chaironi Hidayat kepada Penyelenggara Hindu dan Kepala Seksi Bimas Islam.
Adapun 3 penyuluh agama Hindu tersebut, yakni:
1. Hariono di KUA Kecamatan Siliragung,
2. Andik Purnomo di KUA Kecamatan Pesanggaran,
3. Anton di KUA Kecamatan Bangorejo.
Penyelenggara Hindu Oksan Wibowo berharap bahwa dengan adanya penempatan Penyuluh Agama Hindu ini ke depan dapat menambah warna serta dapat berkalaborasi dalam membangun kerukunan dan keharmonisan umat.
"Ditambah dengan maraknya kampung moderasi di setiap wilayah, tentu ini menjadi cerminan yang baik yang dapat dicontoh oleh masyarakat," katanya.
Oksan Wibowo berpesan meskipun secara fasilitas mungkin di KUA masih sangat minim, namun harus tetap memberikan pelayanan yang prima. "Fasilitas boleh terbatas, tapi sebisa mungkin kita tetap memberikan pelayanan yang berkualitas”
Ia juga menyampaikan bahwa di tahap awal ini baru 3 penyuluh yang baru bisa kami tempatkan, untuk selanjutnya akan di ditetapkan kembali beberapa penyuluh Hindu dibeberapa kecamatan, lanjutnya
"Dengan keterbatasan waktu, sementara baru tiga KUA yang dapat kami kunjungi, selanjutnya masih ada 6 KUA lagi yang nantinya akan kami tempatkan para Penyuluh Agama Hindu," pungkasnya.
Senada dengan Penyelenggara Hindu, Kepala Seksi Bimas Islam Mastur menegaskan bahwa, dengan penempatan 3 penyuluh di lokasi yang berbeda merupakan leading sektor moderasi beragama yang mau tidak mau Penyuluh dan seluruh ASN Kementerian Agama harus rukun serta berkolaborasi dengan baik dalam membangun kehidupan rukun dan damai.
“Seluruh pihak harus besinergi untuk mewujudkan moderasi beragama guna mewujudkan masyarakat yg damai dan tentram” tuturnya.
Kepala KUA dan penyuluh agama-agama lain yang ada di lingkungan KUA turut menyambut dengan baik atas penempatan 3 penyuluh Hindu tersebut.
Lebih lanjut, Pihak KUA meminta agar penyuluh penyuluh agama lain seperti Kristen, Katolik dan Buddha juga bisa turut bergabung di KUA agar bisa saling bersinergi.