Bimbingan Rohani Pañca Nyama Brata Kuatkan Pemulihan Mental Rehabilitan RSJ Manah Santi Mahotama

Program Bimbingan Rohani (Binroh) tatap muka

Bangli (Bimas Hindu) - Nilai-nilai ajaran Hindu kembali dihadirkan sebagai sarana penguatan mental dan pemulihan rohani bagi para rehabilitan di Ruang Psikososial Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Manah Santi Mahotama, Bangli, Kamis (6/8/2026). Melalui program Bimbingan Rohani (Binroh) tatap muka, sebanyak 11 peserta diajak mendalami ajaran Pañca Nyama Brata sebagai pedoman pengendalian diri dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan diawali dengan persembahyangan bersama Nitya Karma Puja Tri Sandhya Bhadrika untuk membangun suasana spiritual yang kondusif. Guna melatih ketenangan batin dan konsentrasi, peserta kemudian dipandu melaksanakan latihan pernapasan Pranayama serta Jigjig Show Kultivasi AUM. Kombinasi praktik ibadah dan Olah napas ini dirancang untuk membantu peserta mengelola kecemasan sekaligus merangsang kesadaran spiritual.

Sesi dilanjutkan dengan diskusi interaktif mengenai implementasi Pañca Nyama Brata. Dalam pemaparannya, tim penyuluh menekankan lima disiplin rohani yang menjadi pilar utama pemulihan mental, yaitu:

  1. Ākrodha: Mengendalikan emosi dan tidak mudah marah.
  2. Guru Śuśrūṣā: Menumbuhkan rasa hormat serta kepatuhan kepada pembimbing/guru.
  3. Śauca: Memelihara kebersihan serta kesucian lahir dan batin.
  4. Āhāra Lāghawa: Mengatur pola makan secara bijaksana dan proporsional.
  5. Apramāda: Memelihara kewaspadaan diri dan tidak lalai dalam bertindak.

Penyuluh Agama Hindu, Ni Wayan Wiraswastini, menyampaikan bahwa pendekatan keagamaan yang terstruktur memiliki peran strategis dalam menunjang terapi medis dan psikologis para rehabilitan.

"Melalui praktik ibadah, latihan pernapasan, kultivasi mantra suci AUM, serta pendalaman ajaran Pañca Nyama Brata, peserta diharapkan memperoleh ketenangan batin, mampu mengendalikan diri, dan memiliki semangat baru dalam menjalani proses rehabilitasi. Pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan ini bertujuan membentuk pribadi yang lebih sehat, mandiri, dan berkarakter," ungkap Wiraswastini.

Program Binroh ini ditutup dengan sesi pendampingan personal untuk memastikan setiap peserta dapat memahami dan mulai menerapkan nilai-nilai disiplin rohani tersebut selama masa pemulihan di RSJ Manah Santi Mahotama.

Kontributor : Ni Wayan Wiraswastini


Berita Daerah LAINNYA