Duka Mendalam Umat Kaharingan, Kemenag Hadiri Tradisi Sakral Pengantaran Liau Sang Tokoh Umat Umat

Prosesi Pitra Yadnya yang dirangkai dengan tradisi sakral Pengantaran Liau Haring Kaharingan.

Barito Utara (Bimas Hindu) — Duka mendalam menyelimuti umat Hindu Kaharingan di Kabupaten Barito Utara atas berpulangnya Bp. Radius, sosok tokoh agama yang selama hidupnya mendedikasikan diri sebagai Ketua Majelis Resort Agama Hindu Kaharingan (MRAHK) Kecamatan Teweh Timur.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sang tokoh, umat Hindu Kaharingan menggelar prosesi Pitra Yadnya (ritual pemakaman) yang dirangkai dengan tradisi sakral Pengantaran Liau Haring Kaharingan. Prosesi yang sarat akan warisan budaya masyarakat Dayak ini dilaksanakan di Desa Benangin I, Kecamatan Teweh Timur, Senin (3/8/2026).

Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara, Wandi, S.H., AH., hadir langsung di tengah-tengah keluarga yang berduka bersama jajaran Pengurus Majelis Daerah Agama Hindu Kaharingan (MDAHK) Kabupaten Barito Utara.

Dalam prosesi yang berlangsung khidmat tersebut, Wandi mendapat amanah kehormatan sebagai Pemandu Doa pada puncak pelaksanaan ritual pemakaman dan Pengantaran Liau Haring Kaharingan. Tradisi ini merupakan tahapan spiritual esensial dalam ajaran Hindu Kaharingan, yang bertujuan untuk mengantarkan dan menyucikan roh (Liau) almarhum menuju alam keabadian (Lewu Tatau) sesuai dengan tatanan adat yang berlaku.

Selain memimpin doa, Penyelenggara Hindu bersama Pengurus MDAHK turut menyerahkan tali asih atau bantuan duka kepada keluarga almarhum.

"Kehadiran Kementerian Agama di sini bukan sekadar menjalankan tugas kedinasan, melainkan wujud empati, solidaritas, dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada almarhum Bp. Radius atas jasa-jasanya membina umat. Ritual Pitra Yadnya ini tidak hanya bermakna spiritual untuk mengantarkan almarhum, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat persatuan, gotong royong, dan kepedulian antarumat yang ditinggalkan," ungkap Wandi di sela-sela prosesi.

Besarnya penghormatan masyarakat terhadap dedikasi almarhum Bp. Radius terlihat dari antusiasme para pelayat yang hadir. Prosesi pemakaman ini turut dihadiri oleh jajaran MRAHK Kecamatan Teweh Timur, para Guru Agama Hindu, tokoh adat, tokoh masyarakat, Kepala Desa Benangin I, Camat dan Sekretaris Camat Teweh Timur, serta ratusan warga setempat yang mengiringi kepergian almarhum.

Melalui pendampingan dalam tradisi-tradisi keagamaan dan sosial kemasyarakatan ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara terus menunjukkan komitmennya. Pelayanan yang inklusif terus diberikan guna memastikan nilai-nilai budaya serta tradisi leluhur Hindu Kaharingan tetap hidup, terpelihara, dan berkembang di tengah masyarakat Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.

 

Kontributor: Wandi, SH.AH.,M.H


Berita Daerah LAINNYA