Hadir di Tengah Umat, Penyuluh Agama Hindu Kalteng Terjun Langsung Beri Penguatan Psikologis Pasien

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah dengan RS Bhayangkara

Palangka Raya (Bimas Hindu) — Kepala Bidang (Kabid) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, I Made Adnyana, S.Ag., M.Si., menegaskan kesiapannya untuk menerjunkan Penyuluh Agama Hindu guna memberikan pelayanan rohani kepada pasien di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya.

Komitmen tersebut disampaikannya saat menghadiri agenda Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah dengan RS Bhayangkara, Senin (3/8/2026) pagi.

Program Pelayanan Rohani ini merupakan inisiatif kolaboratif yang bertujuan untuk memberikan pendampingan spiritual dan mental bagi para pasien lintas agama. Kehadiran pembimbing rohani di lingkungan rumah sakit diharapkan mampu memberikan ketenangan batin, penguatan psikologis, sekaligus mendukung efektivitas proses penyembuhan medis.

Untuk menyukseskan program mulia tersebut, I Made Adnyana memastikan bahwa jajarannya akan memberdayakan para Penyuluh Agama Hindu secara maksimal dan terkoordinasi.

"Kami siap bersinergi secara penuh. Saat ini kami akan mengerahkan Penyuluh Agama Hindu yang ada, di mana terdapat satu orang penyuluh dari Kanwil Kemenag Kalteng dan dua orang penyuluh dari Kemenag Kota Palangka Raya untuk bersiap memberikan pendampingan rohani," ucap I Made Adnyana.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kerja sama lintas sektoral ini merupakan wujud nyata kehadiran Kementerian Agama di tengah masyarakat yang sedang berada pada fase rentan dan membutuhkan dukungan moral. Kemenag, sebagai instansi pemerintah yang menaungi urusan keagamaan, memiliki tugas pokok untuk terus memberikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kepada seluruh umat beragama, tak terkecuali bagi mereka yang sedang terbaring sakit.

"Langkah konkret ini adalah salah satu pengejawantahan dari Asta Protas Kementerian Agama, khususnya pada poin perwujudan Layanan Keagamaan Berdampak," pungkasnya.

Prosesi penandatanganan Perjanjian Kerja Sama strategis ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan, di antaranya Kepala Kanwil Kemenag Kalteng, Kepala Bagian Tata Usaha (TU), Kabid Bimas Islam, Pembimas Katolik, Kepala Subbagian TU Kemenag Kota Palangka Raya, perwakilan Bidang Bimas Kristen, serta perwakilan Penyuluh Agama Buddha.

 

Kontributor: I Made Arya, ST


Berita Daerah LAINNYA