Pembinaan Calon Pengantin Hindu Jadi Langkah Awal Mewujudkan Keluarga Harmonis dan Sejahtera

Pembinaan Calon Pengantin Hindu Jadi Langkah Awal Mewujudkan Keluarga Harmonis dan Sejahtera

Banyuwangi (Bimas Hindu) - Penguatan ketahanan keluarga Hindu terus dilakukan melalui kegiatan bimbingan dan konseling calon pengantin yang digelar Rumah Bina Keluarga Sukinah (RBKS) Kabupaten Banyuwangi di Kantor Sekretariat Bersama Kecamatan Pesanggaran, Minggu (24/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun keluarga yang harmonis, berkualitas, dan berlandaskan nilai-nilai dharma sejak memasuki jenjang pernikahan.

Pembinaan diikuti dua pasang calon pengantin dengan menghadirkan Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi bersama tokoh adat setempat. Melalui kegiatan itu, peserta mendapatkan pembekalan mengenai kehidupan rumah tangga, komunikasi keluarga, hingga kesiapan mental dan spiritual dalam membangun keluarga Hindu yang sukinah.

Penyuluh Agama Hindu, Haryono, menjelaskan bahwa dalam ajaran Hindu, pernikahan tidak hanya dimaknai sebagai penyatuan dua individu, tetapi juga sebagai ikatan suci untuk menjalankan dharma bersama dalam kehidupan berumah tangga.

Ia menjelaskan, tujuan pernikahan dalam Hindu meliputi Dharmasampati atau pelaksanaan dharma bersama, Praja sebagai kelanjutan keturunan, serta Rati untuk mencapai kebahagiaan lahir dan batin.

“Masa Grahastha Ashrama merupakan fase kehidupan yang sesungguhnya karena pada tahap ini seseorang mulai menjalankan kewajiban dan tanggung jawab dharma secara nyata,” ujar Haryono.

Menurutnya, kehidupan rumah tangga juga menjadi ruang pelaksanaan Panca Yadnya sebagai bentuk pengabdian spiritual dan sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Klian Adat Desa Pesanggaran, Romo Hadi, menekankan pentingnya sikap rendah hati dan kemampuan mengendalikan ego dalam menjaga keharmonisan rumah tangga.

“Rumah tangga tidak bisa dibangun dengan ego masing-masing. Yang dibutuhkan adalah sikap saling memahami, menghormati, dan menjaga komunikasi dengan baik,” katanya.

Pesan penguatan keluarga juga disampaikan Penyuluh Agama Hindu sekaligus Pengurus RBKS Banyuwangi, Andik Purnomo. Ia mengingatkan bahwa kehidupan rumah tangga harus dibangun atas dasar kebersamaan dan saling mendukung, bukan sekadar menuntut untuk dibahagiakan.

“Dalam kehidupan berumah tangga, pasangan harus belajar saling membahagiakan. Komunikasi yang sehat menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan keluarga,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pasangan calon pengantin agar mampu menyelesaikan persoalan rumah tangga secara bijak tanpa melibatkan terlalu banyak pihak luar ataupun menjadikannya konsumsi media sosial.

Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga hubungan harmonis dengan keluarga besar kedua belah pihak, termasuk kesiapan mental dan spiritual dalam menyambut kehadiran Praja atau keturunan.

Kegiatan bimbingan ini menjadi bagian dari penguatan peran RBKS dalam mendampingi masyarakat Hindu, khususnya generasi muda, agar memiliki kesiapan membangun keluarga yang harmonis, bertanggung jawab, dan berlandaskan nilai-nilai dharma.

#Bimas Hindu #Penyuluh Hindu Banyuwangi #RBKS


Berita Daerah LAINNYA