Klungkung (BIMAS HINDU) — Upaya penguatan sumber daya manusia melalui penanaman nilai spiritual sejak dini terus dilakukan oleh Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Klungkung pada Rabu (05/06/2026). Melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan yang dilaksanakan di sela-sela kegiatan Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu), masyarakat mendapatkan edukasi keagamaan sekaligus pelayanan kesehatan dalam satu kegiatan terpadu.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Adat Tabu ini menjadi bentuk sinergi antara program kesehatan masyarakat dengan pembinaan mental dan spiritual keluarga. Kehadiran penyuluh agama Hindu di tengah pelayanan kesehatan ibu dan anak bertujuan memberikan siraman rohani serta pemahaman ajaran Hindu yang relevan dengan pola asuh anak dan kesehatan keluarga.
Dalam kegiatan ini, para penyuluh menekankan pentingnya memperkenalkan nilai-nilai dasar ajaran Hindu, seperti Tri Kaya Parisudha, kepada anak-anak sejak usia dini sebagai fondasi pembentukan karakter yang baik. Nilai berpikir, berkata, dan berbuat yang baik dinilai sangat penting dalam membangun generasi yang beretika dan berkepribadian luhur.
Selain itu, para ibu juga diberikan edukasi mengenai pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak sesuai ajaran agama. Hal tersebut diharapkan mampu menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki moral dan etika yang mulia.
Penyuluh agama turut memberikan motivasi spiritual kepada ibu hamil dan menyusui agar senantiasa menjaga ketenangan pikiran demi kesehatan janin serta tumbuh kembang anak. Dalam kesempatan tersebut dijelaskan pula bahwa menjaga kesehatan jasmani harus sejalan dengan menjaga kesucian rohani sebagai bagian dari pengamalan ajaran Hindu dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari para kader Posyandu maupun masyarakat setempat. Mereka menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat ganda, yakni pelayanan kesehatan fisik sekaligus penguatan spiritual bagi keluarga dan masyarakat.