Perkuat Kemampuan Publikasi, Bimas Hindu DIY Ajak Penyuluh Aktif Sebarkan Informasi Positif

Sosialisasi Penyusunan Berita

Yogyakarta — Bimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Sosialisasi Penyusunan Berita di Media Sosial secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (12/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh staf Bimas Hindu dan para Penyuluh Agama Hindu se-DIY sebagai upaya meningkatkan kemampuan publikasi dan penyebaran informasi keagamaan di era digital.

Kegiatan menghadirkan H. Bramma Aji Putra, S.Kom.I., M.M., Plt. Ketua Tim Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi (HDI) serta Kerukunan Umat Beragama (KUB) Kanwil Kemenag DIY, sebagai narasumber. 

Dalam sambutannya, Pembimas Hindu DIY menyampaikan bahwa media sosial kini menjadi ruang penting untuk menyampaikan informasi keagamaan kepada masyarakat. Karena itu, para penyuluh diharapkan tidak hanya aktif melakukan pembinaan secara langsung, tetapi juga mampu menghadirkan informasi yang positif, edukatif, dan mudah dipahami masyarakat melalui media digital.

Ia menegaskan bahwa setiap informasi yang dipublikasikan harus disampaikan secara benar dan bertanggung jawab sesuai kaidah pemberitaan yang berlaku.

“Informasi yang disampaikan harus baik, benar, dan sesuai dengan standar operasional prosedur pemberitaan,” ujarnya.

Sementara itu, dalam pemaparannya, H. Bramma Aji Putra menjelaskan bahwa kemampuan menulis berita menjadi keterampilan penting bagi penyuluh di tengah perkembangan media digital saat ini. Menurutnya, berita tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi kegiatan, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa Kanwil Kemenag DIY telah menyediakan wadah publikasi melalui Web Duta Moderasi Beragama untuk mendukung penyebaran informasi yang lebih luas dan terpercaya.

Dalam sesi materi, peserta dikenalkan dengan dasar-dasar penulisan berita, termasuk penggunaan unsur 5W + 1H agar informasi yang dibuat lebih runtut, jelas, dan mudah dipahami pembaca. Selain itu, peserta juga mendapatkan tips menyusun judul yang menarik, membuat pembuka berita yang kuat, hingga penggunaan bahasa yang efektif dan komunikatif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para Penyuluh Agama Hindu semakin percaya diri dalam membuat dan menyebarluaskan informasi kegiatan keagamaan yang aktual dan bermanfaat. Dengan begitu, peran penyuluh dapat dirasakan tidak hanya secara langsung di masyarakat, tetapi juga melalui ruang digital yang kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.


Berita Daerah LAINNYA