Sucikan Kawasan Candi Prambanan, Umat Khidmat Laksanakan Upacara Parisudha Paripurna Sivagraha

Upacara Parisudha Paripurna Sivagraha

Prambanan (Bimas Hindu) — Dalam rangka pemuliaan kawasan cagar budaya dan penyucian spiritual secara menyeluruh, Upacara Parisudha Paripurna Sivagraha sukses digelar secara khidmat. Prosesi sakral piodalan dan pemurnian kawasan suci ini dipusatkan langsung di Mandala 1 Candi Prambanan, Rabu (21/10/2026).

Upacara sakral ini dipimpin langsung oleh Ida Shri Bhagawan Dalem Acarya Mahakerti Wira Jagatmanik bersama Ida Pandita Romo Wiku Satya Telaga selaku manggala upacara. Pelaksanaan ritual agung ini berlandaskan pada perhitungan penanggalan sasih dalam kalender Saka Bali serta menjadi pelaksanaan berkala yang diamanatkan dalam Pesamuhan Agung keumatan Hindu.

Secara filosofis dan spiritual, Parisudha Paripurna Sivagraha merupakan ritual pemuliaan Candi Prambanan sebagai kawasan suci stana Trimurti, yakni Dewa Siwa, Dewa Brahma, dan Dewa Wisnu. Pelestarian cagar budaya ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek fisik bangunan purbakala, melainkan fokus pada pemeliharaan vibrasi kesucian dan pemuliaan nilai-nilai spiritual adiluhung yang diwariskan leluhur.

Ketua Umum PHDI Pusat, I Nyoman Cantiasa, dalam sambutannya menegaskan kedalaman makna teologis dari pelaksanaan Parisudha Paripurna Sivagraha di candi peninggalan Mataram Kuno tersebut.

“Umat Hindu hendaknya tidak pernah ragu terhadap Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam situasi apa pun, baik suka maupun duka. Keyakinan yang teguh menjadi kekuatan bagi kita untuk menjalani kehidupan dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan semangat dharma. Momentum suci Sivagraha ini mengajak kita semua untuk senantiasa memperkokoh bakti, menjaga kebersamaan, dan mempraktikkan ajaran kebajikan dalam kehidupan bermasyarakat,” tutur I Nyoman Cantiasa.

Prosesi persembahyangan bersama yang berjalan khusyuk ini turut dihadiri jajaran pembina keagamaan, pimpinan lembaga keumatan daerah, para rohaniwan, serta umat Hindu dari berbagai wilayah. Rangkaian upacara kemudian diakhiri dengan persembahyangan bersama dan simakrama untuk mempererat persaudaraan keumatan di kawasan suci Prambanan.

Melalui kelangsungan upacara Parisudha Paripurna Sivagraha yang digelar secara berkesinambungan, keluhuran dan kesucian Candi Prambanan sebagai pusat peradaban spiritual Hindu Nusantara terus terjaga dan terawat secara lestari.

Kontributor: Heni Purwanti


Berita Daerah LAINNYA