Dirjen Bimas Hindu Sampaikan Makna Panca Merta dalam Dharma Wacana Prambanan Shiva Festival 2026

Dirjen Bimas Hindu Sampaikan Makna Panca Merta dalam Dharma Wacana Prambanan Shiva Festival 2026

Yogyakarta (BIMAS HINDU) - Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI menyampaikan dharma wacana bertema “Malam Siwa Ratri: Lorong Cahaya di Ruang Gelap” pada kegiatan Prambanan Shiva Festival 2026 yang diselenggarakan di Candi Prambanan, Sabtu (17/2/2026).

Kegiatan Prambanan Shiva Festival 2026 ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Kebudayaan, Wakil Menteri Pariwisata, Ketua Pengurus Harian PHDI, pimpinan lembaga keumatan Hindu (Pradah), KMHDI, Ketua STAH Negeri Klaten, Pembimas Hindu DIY, Pembimas Hindu Jawa Tengah, Ketua PSN, serta berbagai unsur umat dan tokoh Hindu lainnya.

Dalam Dharma Wacananya, Dirjen Bimas Hindu menegaskan bahwa Panca Merta merupakan lima anugerah suci Dewa Siwa yang menjadi fondasi perjalanan spiritual manusia, mulai dari kehidupan jasmani hingga penyatuan kembali dengan Siwa sebagai tujuan tertinggi (moksha) .

Kelima anugerah tersebut, yakni Ang, Tang, Sang, Bang, dan Ing, dijelaskan sebagai tahapan kosmis yang mencerminkan proses utpeti, sthiti, dan pralina—lahir, hidup, dan kembali ke asal. Dirjen menekankan bahwa pemahaman Panca Merta bukan semata ajaran simbolik, melainkan panduan kesadaran hidup umat Hindu agar mampu menjalani kehidupan secara seimbang antara dimensi jasmani dan rohani.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Panca Merta memiliki keterkaitan erat dengan praktik Panca Sembah, yang selama ini dijalankan umat Hindu dalam kehidupan beragama. Setiap tahapan sembah merupakan refleksi langsung dari anugerah Dewa Siwa, sehingga sembahyang tidak hanya menjadi ritual rutin, tetapi juga sarana kontemplasi mendalam atas perjalanan jiwa manusia menuju kesadaran tertinggi.

Dalam konteks Malam Siwa Ratri, Dirjen Bimas Hindu menjelaskan bahwa laku brata, jagra, japa mantra, dan meditasi merupakan bentuk aktualisasi nyata dari Panca Merta. Melalui pengendalian indria, penjernihan pikiran, pendalaman batin, hingga penyatuan spiritual, umat Hindu diajak untuk menjadikan Siwa Ratri sebagai momentum transformasi diri dan penguatan spiritualitas.

Melalui dharma wacana ini, Dirjen Bimas Hindu berharap Prambanan Shiva Festival tidak hanya menjadi ajang budaya dan spiritual, tetapi juga ruang refleksi kebangsaan dan penguatan nilai-nilai dharma yang relevan dengan kehidupan umat Hindu di tengah dinamika zaman.

#Bimas HIndu #Zona Integritas​​​​​​​


Berita Pusat LAINNYA