Dirjen Bimas Hindu Terima Audiensi PHDI Pasangkayu dan Yayasan Surya Paksi Nusantara Bahas Pendirian Sekolah Hindu

Dirjen Bimas Hindu Terima Audiensi PHDI Pasangkayu dan Yayasan Surya Paksi Nusantara Bahas Pendirian Sekolah Hindu

Jakarta (Bimas Hindu) - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama menerima audiensi dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, bersama Yayasan Surya Paksi Nusantara di Ruang Dirjen Bimas Hindu. Pertemuan ini membahas koordinasi dan konsultasi rencana pendirian Sekolah Hindu (Widyalaya) serta pembangunan krematorium di wilayah Pasangkayu, Rabu (3/12/2025).

Audiensi dipimpin langsung oleh Dirjen Bimas Hindu, Prof. I Nengah Duija, dan diikuti Kasubdit Kelembagaan, Kasubdit Pendidikan Dasar, serta staf Subdit Kelembagaan. Dari pihak tamu hadir perwakilan PHDI Pasangkayu dan jajaran Yayasan Surya Paksi Nusantara.

Dalam kesempatan tersebut, PHDI Pasangkayu bersama yayasan menyampaikan berbagai perkembangan layanan pendidikan Hindu di wilayah mereka. Mereka berharap Dirjen Bimas Hindu dapat berkunjung langsung ke Pasangkayu untuk melihat kondisi Umat Hindu yang sebagian besar merupakan transmigran dengan jumlah sekitar 1.973 KK yang tersebar di 14 desa dan 6 kecamatan.

Yayasan Surya Paksi Nusantara menjelaskan rencana pendirian Madyama dan Utama Widyalaya, serta pembangunan krematorium yang lahannya telah disiapkan. Mereka menegaskan kesiapan penyelenggaraan pendidikan dengan dukungan delapan tenaga pendidik Hindu serta kesiapan penerimaan siswa dari sejumlah SD di wilayah tersebut. Saat ini, proses pembelajaran masih berlangsung di gedung lama, dan pada 2024 sekolah tersebut telah meluluskan 22 siswa, meski jumlah peserta didik tiap tahun masih fluktuatif.

Kasubdit Pendidikan Dasar, Raditya Dewa Agung Arsana, memberikan arahan teknis terkait proses pendirian Widyalaya. Ia menegaskan pentingnya pemenuhan persyaratan seperti badan hukum, kepemilikan tanah atas nama lembaga, serta pemetaan kebutuhan layanan pendidikan. Izin operasional nantinya diterbitkan sesuai SOP yang berlaku. Ia juga mendorong agar sekolah dapat dikembangkan menjadi boarding school serta menyesuaikan kebutuhan guru dan anggaran secara bertahap.

Dirjen Bimas Hindu Prof. I Nengah Duija memberikan apresiasi atas inisiatif PHDI Pasangkayu dan Yayasan Surya Paksi Nusantara dalam memajukan pendidikan Hindu. Ia menegaskan bahwa kelayakan pendirian Widyalaya perlu disesuaikan dengan jumlah umat Hindu di wilayah tersebut.  Beliau juga mendorong agar yayasan mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menarik bagi siswa serta memberikan inovasi untuk menarik minat umat sekitar.

Lebih lanjut, Prof. I Nengah Duija menargetkan penegerian Widyalaya dapat direalisasikan pada tahun 2026. Terkait rencana pembangunan krematorium, ia meminta agar perencanaan disesuaikan dengan kemampuan pembiayaan dan anggaran yang tersedia.

Pada akhir pertemuan, Dirjen Bimas Hindu kembali menyampaikan apresiasi atas komitmen dan langkah proaktif yang dilakukan PHDI Pasangkayu dan Yayasan Surya Paksi Nusantara dalam meningkatkan layanan pendidikan dan sarana keagamaan bagi umat Hindu di wilayah tersebut.


Berita Pusat LAINNYA