Hadir di Tengah Umat, Ditjen Bimas Hindu  Fasilitasi Cek Kesehatan Gratis Saat Perayaan Tumpek Uye di Pura Parahyangan Agung Jagatkartta 

Hadir di Tengah Umat, Ditjen Bimas Hindu  Fasilitasi Cek Kesehatan Gratis Saat Perayaan Tumpek Uye di Pura Parahyangan Agung Jagatkartta 

​BOGOR (Bimas Hindu) - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu (Ditjen Bimas Hindu) Kementerian Agama menyelenggarakan aksi sosial berupa layanan cek kesehatan gratis bagi umat dan masyarakat umum. Kegiatan yang bekerja sama dengan Yayasan Abdi Dharma Jagadhita ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan perayaan Hari Suci Tumpek Uye di Pura Parahyangan Agung Jagatkartta, Taman Sari, Gunung Salak, Bogor (06/02/26).

​Kegiatan ini menyasar ratusan umat yang hadir melakukan persembahyangan serta warga sekitar pura. Layanan kesehatan yang disediakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, kolesterol, asam urat, hingga konsultasi medis umum.

​Dirjen Bimas Hindu, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si. dalam sambutannya saat meninjau lokasi cek kesehatan menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan yang menyentuh aspek dasar kehidupan umat, yakni kesehatan fisik di samping kesehatan rohani.

​"Cek kesehatan gratis ini adalah wujud implementasi dari nilai-nilai ajaran Tri Hita Karana, khususnya hubungan harmonis antar sesama manusia (Pawongan). Kita ingin memastikan bahwa di balik khidmatnya perayaan Tumpek Uye yang memuliakan alam dan satwa, aspek kesehatan diri manusia sebagai pelaksana ritual juga tetap terjaga dengan prima," ujar Prof. Duija.

​Lebih lanjut, Prof. Duija menekankan bahwa kolaborasi dengan Yayasan Abdi Dharma Jagadhita ini menjadi bukti sinergi yang kuat antara pemerintah dan lembaga sosial keagamaan. "Kesehatan adalah modal utama dalam menjalankan swadharma atau kewajiban kita, baik sebagai umat beragama maupun sebagai warga negara. Dengan tubuh yang sehat, kita dapat melaksanakan pemujaan dan pengabdian kepada Tuhan dengan lebih maksimal," tambahnya.

Hari Suci Tumpek Uye sendiri merupakan momentum bagi umat Hindu untuk mensyukuri keberadaan dunia satwa (binatang). Namun, Ditjen Bimas Hindu memandang bahwa keharmonisan alam semesta hanya bisa terwujud jika manusia sebagai pengelolanya berada dalam kondisi sehat dan produktif.

​Ketua Yayasan Abdi Dharma Jagadhita mengapresiasi langkah Ditjen Bimas Hindu yang proaktif menggandeng organisasi sosial. Pihaknya berharap kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai titik kantong umat Hindu lainnya.

​Acara yang berlangsung sejak pagi hari ini berjalan dengan tertib. Para umat menyambut antusias, mengingat lokasi pura yang berada di area pegunungan cukup jauh dari fasilitas kesehatan besar, sehingga layanan jemput bola ini dirasa sangat bermanfaat.


Berita Pusat LAINNYA