Denpasar (Bimas Hindu) - Asesmen Uji Kompetensi Pengisian Jabatan Administrator dan Pengawas di gelar di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Rabu (20/5). Langkah strategis ini dilakukan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama sebagai bagian dari penguatan manajemen talenta sekaligus mencetak kader pemimpin ASN yang berintegritas dan siap mengabdi tanpa batas wilayah.
Kegiatan krusial ini diikuti oleh 38 peserta yang berasal dari 10 Kantor Wilayah Kemenag Provinsi di Indonesia, meliputi DKI Jakarta, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sumatera Utara, Maluku, Lampung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Bengkulu, hingga Bali.
Hadir secara langsung di lokasi acara, Sekretaris Direktorat Jenderal Bimas Hindu, Ida Made Pidada Manuaba; Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bali, IGM Sunartha; Kepala Bidang Pendidikan Agama Hindu Kanwil Kemenag Bali, I Made Subawa; serta Ketua Tim Kepegawaian dan SDM Kanwil Kemenag Bali, I Gusti Ardana. Sementara itu, Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat Jenderal Kemenag, Muhammad Zian, hadir secara daring melalui Zoom Meeting sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Saat membuka acara, Kepala Biro SDM Setjen Kemenag RI, Muhammad Zian, menegaskan komitmen penuh kementerian dalam memperkuat sistem manajemen talenta nasional secara berkelanjutan. Ia menggarisbawahi bahwa asesmen bukanlah instrumen untuk mencari kekeliruan pegawai, melainkan medium objektif untuk menemukan potensi terbaik ASN.
"Manajemen talenta ini bukan untuk menekan potensi ASN, tetapi justru untuk menemukan dan mengembangkan potensi terbaik yang dimiliki setiap pegawai. Seluruh hasil asesmen, sertifikat kompetensi, maupun pengalaman lintas sektoral akan menjadi rekam jejak digital (eviden) yang sangat menentukan masa depan karier pegawai dalam sistem merit kita," ujar Zian.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bali, IGM Sunartha, dalam sambutannya mengingatkan para peserta agar tidak memandang asesmen ini sebagai formalitas administratif semata untuk mengejar jabatan. Baginya, momentum ini adalah cara organisasi mengukur kesiapan mental, kapasitas kepemimpinan, dan kedalaman integritas.
"Jabatan bukanlah hak, melainkan sebuah kepercayaan dan amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara vertikal kepada Tuhan Yang Maha Esa dan secara horizontal kepada pimpinan organisasi. Sebagai ASN Kementerian Agama, kesiapan mental untuk ditempatkan di seluruh penjuru NKRI adalah harga mati. Promosi, rotasi, maupun mutasi adalah dinamika profesional yang wajib kita laksanakan dengan penuh keikhlasan," tegas Sunartha.
Di sisi lain, Sekretaris Ditjen Bimas Hindu, Ida Made Pidada Manuaba, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Biro SDM Kemenag atas asistensi tata kelola administrasi yang responsif. Dukungan tersebut berhasil mengurai kekosongan jabatan struktural Bimas Hindu di berbagai daerah. Meski demikian, ia mengakui tantangan pemenuhan SDM ke depan masih dinamis, terutama dengan adanya pegawai yang beralih ke jabatan fungsional maupun memasuki masa purna tugas.
Secara khusus, Ida Made Pidada menyoroti urgensi distribusi dan pemerataan kualitas pelayanan keagamaan Hindu di wilayah Indonesia Timur dan Papua. Ia menantang dan memotivasi generasi muda ASN Hindu, khususnya dari Bali, untuk berani keluar dari zona nyaman.
"Kami sangat berharap ASN Hindu, terutama generasi muda, memiliki kesiapan penuh untuk ditugaskan di mana saja sesuai kebutuhan organisasi. Jangan pernah takut untuk bertugas di luar Bali. Penguatan pelayanan keagamaan Hindu di seluruh pelosok Indonesia harus menjadi prioritas dan tanggung jawab bersama," tegas Pidada.
Pelaksanaan asesmen ini diharapkan melahirkan peta kompetensi yang akurat dan akuntabel, sehingga pengisian jabatan strategis yang masih kosong seperti di Provinsi Aceh dan Maluku Utara dapat segera terisi oleh aparatur yang cerdas secara intelektual dan juga tangguh secara mental serta memiliki komitmen kebangsaan yang utuh.
Berita Pusat
Uji Kompetensi Jabatan Administrator dan Pengawas: Menakar Integritas, Meneguhkan Komitmen Pengabdian ASN Hindu
Uji Kompetensi Jabatan Administrator dan Pengawas: Menakar Integritas, Meneguhkan Komitmen Pengabdian ASN Hindu
- Kamis, 21 Mei 2026 | 11:36 WIB