berita Terkini
  • Jumat, 20 Mei 2016, 14:24 Selamat Hari Tri Suci Waisak 2560 B.E / 2016 (KanKemenag Kab. Jembrana) Waisak merupakan hari suci yang selalu diperingati oleh seluruh umat beragama Budha. Di India hari Waisak disebut dengan hari Visakah Puja atau juga Buddha Purnima, di Tibet disebut hari Saga Dawa. Malaysia dan Singapura serta Sri Lanka menyebutnya Vesak, dan Thailand menyebutnya Visakha Bucha. Hari raya Waisak ini diperingati pada bulan Mei pada saat purnama sidhi atau terang bulan untuk memperingati 3 peristiwa penting : lahirnya pangeran Siddharta pada tahun 623 seb...
  • Kamis, 19 Mei 2016, 12:50 Dirgahayu Hari Kebangkitan Nasional 2016 (KanKemenag Kab. Jembrana) Kebangkitan Nasional adalah Masa di mana Bangkitnya Rasa dan Semangat Persatuan, Kesatuan, dan Nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan Belanda dan Jepang. Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting yaitu berdirinya Boedi Oetomo (20 Mei 1908) dan ikrar Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928). Masa ini merupakan salah satu dampak politik etis yang mulai diperjuangkan sejak masa Mu...
Link Banner
Renungan
  • Ingin Bahagia? Lakukan ini Semua mahluk hidup di dunia ini ingin hidup damai dan bahagia, itulah sebabnya, khususnya mahluk hidup yang bernama “Manusia” dari pagi sampai malam dan pagi lagi sibuk bekerja untuk memenuhi kebutuhannya dan memuaskan “indria-indria”nya. Setelah memuaskan satu indria,maka indria lainpun meminta untuk dipuaskan, setiap saat keinginan untuk memuaskan indria-indria ini muncul pada setiap orang. Orang yang dapat memenuhi keinginan indria-indria merasa senang dan bahagia sebaliknya orang yang tidak dapat memenuhi keinginan-keinginan merasa tidask bahagia. Padahal suka dan duka, kebahagian dan penderitaan itu datang silih berganti tanpa seseorang bisa menghentikannya. Dalam Bhagavadgita dijelaskan :Yat karosi yad asnasiYaj juhosi dadasi yatYat tapasyasi kaunteyaTat kurusva mad-arpanam Artinya : “Apapun yang engkau lakukan, apapun yang engkau makan, apapun yang engkau persembahkan atau berikan, pertapaan apapun yang engkau lakukan, lakukanlah semua itu sebagai persembahan kepada-Ku”.Semua orang pasti berbuat, semua orang pasti makan, semua orang pasti pernah memberi dan melakukan sedikit pantangan/pertapaan. Namun sangat disayangkan semua yang dilakukan itu tidak dipersembahkan kepada Tuhan, melainkan untuk memenuhi keinginan-keinginan indria-indrianya. Karena itu kita tidak bisa sepenuhnya bahagia hidup di dunia ini. Semua orang lahir tanpa membawa sesuatu dan semua orang meninggal tanpa membawa sesuatu. Dalam hidup ini kalau kita sibuk hanya untuk mengumpulkan angka O (Nol), maka hidup kita tidak ada artinya. Seperti angka NOL (O) tidak akan berarti tanpa angka 1 (satu). Begitu kita meletakkan angka 1 (satu) maka angka O (Nol) akan bermakna, Nolnya satu akan menjadi sepuluh, nol dua akan menjadi seratus dan seterusnya, semakin banyak NOL nya maka nilainya akan semakin banyak, begitu pula dalam hidup ini angka 1 (satu) adalah Tuhan, begitu kita meletakkan TUHAN sebagai yang utama dalam hidup kita, maka kita pun akan bahagia., inilah kunci kebahagiaan di dunia ini. Santhi.(WY)
  • Galeri Video
    FAQ
    Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.054239 detik
    Diakses dari alamat : 103.7.12.240
    Jumlah pengunjung: 243959
    Lihat versi mobile
    Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
    © Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.