berita Terkini
  • Senin, 2 Mei 2016, 14:31 Orientasi Calon Juri Temu Karya Ilmiah Ptah Tahun 2017 Sebagai Upaya Meningkatkan Kapasitas Iptek, Inovasi Dan Daya Saing Pendidikan Tinggi Hindu Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, Prof. Drs. I Ketut Widnya, MA., M.Phil., Ph.D. membuka kegiatan Orientasi Calon Juri Temu Karya Ilmiah Perguruan Tinggi Agama Hindu Tahun 2017 pada tanggal 25 April 2016 di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 25-27 April 2017 merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas IPTEK, inovasi, dan daya saing Pendidikan Tinggi Hindu. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas Calon Juri Tem...
  • Kamis, 28 April 2016, 09:08 Orientasi Peningkatan Kompetensi Guru Agama Hindu Pasraman Jawa Timur: Dari, Oleh, dan Untuk Umat Hindu Malang (Bimas Hindu) – Bimas Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Orientasi Peningkatan Kompetensi Guru Agama Hindu Pada Pasraman Tingkat Dasar dan Menengah Angkatan II dari tanggal 27 – 29 April 2016 di Same Hotel, Malang, Jawa Timur. Pembimas Hindu Provinsi Jawa Timur, Ida Made Windya mengatakan pendidikan agama dan keagamaan menempati posisi strategis karena spiritnya telah tercantum secara tegas di dalam rumusan sila pertama Pancasila, pe...
Link Banner
Renungan
  • Ingin Bahagia? Lakukan ini Semua mahluk hidup di dunia ini ingin hidup damai dan bahagia, itulah sebabnya, khususnya mahluk hidup yang bernama “Manusia” dari pagi sampai malam dan pagi lagi sibuk bekerja untuk memenuhi kebutuhannya dan memuaskan “indria-indria”nya. Setelah memuaskan satu indria,maka indria lainpun meminta untuk dipuaskan, setiap saat keinginan untuk memuaskan indria-indria ini muncul pada setiap orang. Orang yang dapat memenuhi keinginan indria-indria merasa senang dan bahagia sebaliknya orang yang tidak dapat memenuhi keinginan-keinginan merasa tidask bahagia. Padahal suka dan duka, kebahagian dan penderitaan itu datang silih berganti tanpa seseorang bisa menghentikannya. Dalam Bhagavadgita dijelaskan :Yat karosi yad asnasiYaj juhosi dadasi yatYat tapasyasi kaunteyaTat kurusva mad-arpanam Artinya : “Apapun yang engkau lakukan, apapun yang engkau makan, apapun yang engkau persembahkan atau berikan, pertapaan apapun yang engkau lakukan, lakukanlah semua itu sebagai persembahan kepada-Ku”.Semua orang pasti berbuat, semua orang pasti makan, semua orang pasti pernah memberi dan melakukan sedikit pantangan/pertapaan. Namun sangat disayangkan semua yang dilakukan itu tidak dipersembahkan kepada Tuhan, melainkan untuk memenuhi keinginan-keinginan indria-indrianya. Karena itu kita tidak bisa sepenuhnya bahagia hidup di dunia ini. Semua orang lahir tanpa membawa sesuatu dan semua orang meninggal tanpa membawa sesuatu. Dalam hidup ini kalau kita sibuk hanya untuk mengumpulkan angka O (Nol), maka hidup kita tidak ada artinya. Seperti angka NOL (O) tidak akan berarti tanpa angka 1 (satu). Begitu kita meletakkan angka 1 (satu) maka angka O (Nol) akan bermakna, Nolnya satu akan menjadi sepuluh, nol dua akan menjadi seratus dan seterusnya, semakin banyak NOL nya maka nilainya akan semakin banyak, begitu pula dalam hidup ini angka 1 (satu) adalah Tuhan, begitu kita meletakkan TUHAN sebagai yang utama dalam hidup kita, maka kita pun akan bahagia., inilah kunci kebahagiaan di dunia ini. Santhi.(WY)
  • Jangan larut dalam kesedihan, karena Hyang Widhi tidak ingin demikian, Beliau memberi pelajaran hidup agar kita menjadi lebih kuat. Buatlah Hyang Widhi “Bangga”.Teruslah berusaha, karena pada akhirnya Hyang Widhi tidak melihat hasil melainkan melihat segala usaha yang kita lakukan untuk-Nya. Buatlah kita menjadi pribadi yang berbeda, kita merupakan pejuang yang terus berusaha memuaskan Hyang Widhi dengan Bhakti yang kita lakukan dibalik semua kekurangan yang kita miliki.Berusaha, berusaha dan terus berusaha maka pada akhirnya kita akan sampai pada Hyang Widhi.“tasmad asaktah satatam, karyam karma samacara, asakto hy acaran karma, param apnoti purusaha”“Hendaknya seseorang berusaha karena kewajiban tanpa terikat terhadap hasil, sebab bekerja tanpa ikatan terhadap hasil akan membawa seseorang kepada Yang Maha Kuasa” (WY)
  • Galeri Video
    FAQ
    Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.058636 detik
    Diakses dari alamat : 103.7.12.240
    Jumlah pengunjung: 236280
    Lihat versi mobile
    Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
    © Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.