Karangasem (Bimas Hindu) — Dalam upaya berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan keluarga Hindu di akar rumput, jajaran Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karangasem bersinergi dengan Penata Layanan Operasional (PLO) Kecamatan Abang melaksanakan program inovatif Rumah Bina Nikah (RBN). Program strategis ini diwujudkan melalui kegiatan pembinaan keluarga pascanikah yang secara khusus menyasar Kelas Ibu Hamil di Desa Tista pada Kamis (20/8/2026).
Kegiatan pembinaan yang berlangsung interaktif tersebut mengangkat tema "Ibu Sehat, Janin Kuat, Keluarga Sukinah dalam Perspektif Hindu". Melalui materi ini, para ibu hamil diberikan pemahaman yang komprehensif mengenai betapa pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik, mental, dan spiritual selama mengarungi masa kehamilan. Dalam kacamata ajaran Hindu, fase kehamilan dipandang sebagai momentum yang sangat krusial untuk mempersiapkan kelahiran generasi penerus bangsa yang sehat, berkualitas, dan senantiasa teguh berpegang pada ajaran Dharma.
Terkait kedalaman spiritual dalam fase kehamilan, Penyuluh Agama Hindu, I Putu Ananta Wijaya, memberikan penekanan bahwa masa kehamilan sesungguhnya adalah titik awal penciptaan generasi Suputra (anak yang baik dan suci).
"Oleh karena itu, seorang ibu tidak hanya dituntut untuk menjaga kesehatan fisiknya semata, tetapi juga diwajibkan untuk memelihara kesucian pikiran dan spiritualnya. Doa-doa suci dan ketenangan batin dari seorang ibu adalah vibrasi positif sekaligus wujud nutrisi terbaik bagi tumbuh kembang janin di dalam kandungan," ungkap I Putu Ananta Wijaya.
Melalui pendekatan kegiatan edukasi kerohanian ini, para ibu diharapkan memiliki bekal yang cukup agar mampu menjalani masa kehamilannya dengan penuh kesadaran, ketenangan, dan kebahagiaan. Selain berfokus pada janin, mereka juga terus didorong untuk membangun suasana rumah tangga yang harmonis, serta mulai menanamkan benih kasih sayang dan nilai-nilai keagamaan sejak anak masih berada dalam perlindungan rahim sang ibu.
Program pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Kemenag Kabupaten Karangasem dalam mendampingi masyarakat. Langkah ini bermuara pada satu tujuan besar, yakni mewujudkan keluarga Hindu yang Sukinah sebuah keluarga yang sehat, harmonis, sejahtera, dan memiliki fondasi ketahanan spiritual yang sangat kuat.
Kontributor: Finxi