Perjuangkan Kenyamanan Siswa, Pengelola Widyalaya Dampingi Peninjauan Kelayakan Fasilitas Bangunan

Kegiatan survei lapangan yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jawa Tengah

Pekalongan (Bimas Hindu) — Upaya peningkatan kualitas sarana dan prasarana lembaga pendidikan keagamaan Hindu terus mendapat perhatian serius dari pemerintah. Hal ini tecermin melalui kegiatan survei lapangan yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jawa Tengah di Pratama Widyalaya Saraswati, Desa Linggoasri, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, pada Kamis (20/8/2026).

Survei peninjauan kelayakan infrastruktur tersebut merupakan bagian integral dari program revitalisasi lembaga pendidikan keagamaan Hindu di wilayah Jawa Tengah. Pratama Widyalaya Saraswati Pekalongan menjadi satu dari empat lembaga pendidikan yang secara serempak mendapatkan kunjungan peninjauan, bersama dengan Widyalaya Radite Widya di Jepara, Cahaya Saraswati di Karanganyar, dan Pradnya Paramita di Klaten. Dalam kegiatan visitasi ini, jajaran pengelola sekolah turut didampingi langsung oleh Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Pekalongan beserta Ketua Yayasan Satya Saraswati.

Petugas survei lapangan dari Dinas PU, Tito, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tahapan asesmen awal dari rangkaian peninjauan untuk memetakan kondisi faktual fisik bangunan di lokasi. Menanggapi itikad baik tersebut, Ketua Yayasan Satya Saraswati Kabupaten Pekalongan, Wasiyo, menyambut positif pelaksanaan survei. Ia menaruh harapan besar agar pemerintah dapat segera merealisasikan pemenuhan fasilitas pendukung yang hingga saat ini dirasa belum memadai, seperti pengadaan plafon atap, pembangunan toilet yang layak bagi siswa dan guru, serta berbagai kelengkapan sarana prasarana penunjang lainnya.

Sementara itu, Kepala Pratama Widyalaya Saraswati Kabupaten Pekalongan, Wuryanti, S.Pd., secara khusus menyoroti urgensi keamanan lokasi bangunan yang dinilai cukup mengkhawatirkan. Ia mengungkapkan kecemasannya karena gedung sekolah saat ini berdiri tepat di tepi tebing, sehingga memiliki tingkat kerawanan tinggi, terutama saat memasuki musim penghujan. Lebih lanjut, ia juga menunjukkan adanya temuan keretakan pada beberapa bagian tembok gedung yang mendesak untuk mendapatkan penanganan teknis guna mencegah potensi bahaya.

"Kami sangat berharap para petugas survei dapat mengamati dengan saksama kondisi riil gedung sekolah kami, sehingga dapat segera ditindaklanjuti demi keamanan bersama," harap Wuryanti di sela-sela peninjauan.

Kegiatan survei asesmen ini diharapkan menjadi langkah awal yang akurat untuk memetakan kebutuhan nyata perbaikan Pratama Widyalaya Saraswati Kabupaten Pekalongan. Melalui sinergi pemenuhan kondisi fisik gedung dan kelengkapan fasilitas operasional, pemerintah berharap lingkungan pendidikan Widyalaya dapat segera bertransformasi menjadi ruang belajar yang jauh lebih aman, nyaman, dan representatif bagi proses tumbuh kembang para peserta didik.

 

Kontributor: Kusnaeni, S. Sos


Berita Daerah LAINNYA