Bangli (Bimas Hindu) Pelestarian tradisi Hindu Bali dikenalkan sejak dini kepada anak-anak Pratama Widyalaya Gurukula, Bangli, melalui praktik membuat jajan suci atau sanganan suci, Kamis (13/8/2026). Sebanyak 45 peserta belajar langsung membuat sejumlah jajan yang digunakan sebagai bagian dari sarana upakara keagamaan Hindu.
Kegiatan yang difasilitasi Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli tersebut mengenalkan pembuatan Jajan Ipit dan Nyambu Rata. Pembelajaran melalui praktik dipilih agar anak-anak tidak hanya mengenal tradisi secara teori, tetapi juga memperoleh keterampilan untuk ikut menjaga keberlangsungannya.
Penyuluh Agama Hindu Kemenag Bangli, I Dewa Ayu Trijuliani, mengatakan proses membuat jajan suci dapat menjadi media pembelajaran agama yang dekat dengan kehidupan dan tradisi masyarakat Hindu Bali.
“Melalui praktik ini, kami ingin anak-anak tidak hanya mengenal jajan suci sebagai bagian dari sarana upakara, tetapi juga memahami nilai ketulusan, kesabaran, kreativitas, dan tanggung jawab dalam melestarikan warisan budaya Hindu Bali,” ujar Trijuliani.
Melalui proses membuat jajan suci secara langsung, peserta sekaligus diajak memahami bahwa tradisi keagamaan tidak hanya perlu diketahui, tetapi juga diwariskan melalui pengetahuan dan keterampilan antargenerasi. Pembelajaran berbasis praktik tersebut diharapkan menumbuhkan kecintaan anak terhadap tradisi Hindu Bali sekaligus memperkuat penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Selain Trijuliani, kegiatan pembinaan melibatkan Penyuluh Agama Hindu Kemenag Bangli lainnya, yakni Ida Bagus Putu Suana Putra, Ni Nyoman Sutiari, Ni Wayan Seniasih, Ni Kadek Ary Murdhaningsih, dan I Gusti Ayu Nurcahyani.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan Kemenag Bangli kepada generasi muda Hindu melalui pendekatan edukatif berbasis kearifan lokal. Pembinaan diarahkan agar generasi muda tidak hanya memiliki pemahaman keagamaan, tetapi juga keterampilan dan kepedulian untuk menjaga tradisi yang hidup di tengah masyarakat.
Kontributor : I Made Sudiana