Makassar (Bimas Hindu) — Dalam upaya menjamin pemenuhan hak pendidikan keagamaan yang bermutu serta memperkuat karakter spiritual generasi muda Hindu di sekolah umum, Bimas Hindu Sulawesi Selatan menggelar pemantauan dan evaluasi program "Jumat Ibadah" di SD Inpres Manuruki 2, Kota Makassar, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan pembinaan spiritual ini diikuti secara antusias oleh 15 siswa-siswi beragama Hindu melalui pelaksanaan persembahyangan Tri Sandya bersama serta praktik pembacaan susastra suci sloka.
Pemantauan langsung dilakukan oleh Pembina Bimas Hindu Sulsel, I Gst. Ayu Uik Astuti, guna meninjau kehadiran dan mengevaluasi kinerja pengajar Pendidikan Agama Hindu, Nyoman Kartini, sekaligus memantau jalannya program "Jumat Ibadah".
Dalam kesempatan tersebut, Pembina Bimas Hindu Sulsel menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di sekolah-sekolah umum bertujuan untuk memastikan setiap anak Hindu mendapatkan akses pendidikan agama yang layak, seimbang, dan inklusif.
“Pemantauan ke sekolah-sekolah umum ini bukan sekadar pemenuhan tugas administratif semata, melainkan wujud nyata kehadiran negara. Kami ingin memastikan anak-anak kita, meskipun menempuh pendidikan di sekolah umum, tetap mendapatkan hak pendidikan keagamaan yang layak, bermutu, dan sejalan dengan ajaran Dharma,” ujar Ayu Uik Astuti.
Ayu Uik Astuti turut memberikan apresiasi tinggi kepada pihak manajemen SD Inpres Manuruki 2 yang telah menyediakan ruang ibadah dan memfasilitasi kebutuhan belajar siswa Hindu secara aman dan harmonis.
Pengajar Pendidikan Agama Hindu, Nyoman Kartini, menyampaikan bahwa dukungan berkelanjutan dan pembinaan langsung di lapangan menjadi dorongan moral yang besar bagi pendidik dan para siswa di sekolah umum.
“Dukungan fasilitas dari sekolah dan pembinaan berkala ini sangat berarti agar anak-anak tidak hanya paham teori, tetapi terbiasa mempraktikkan ibadah harian seperti Tri Sandya dan pelafalan sloka untuk membentuk sradha bhakti yang tangguh,” ungkap Nyoman Kartini.
Melalui pengawasan dan pendampingan berkelanjutan di sekolah-sekolah umum, Ditjen Bimas Hindu berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran agama Hindu, menghadirkan tenaga pendidik yang kompeten, serta mewujudkan ekosistem pendidikan yang toleran dan inklusif di seluruh Nusantara.
Kontributor: I Ketut Artana Muliadi