Bangli (Bimas Hindu) — Memberikan penguatan mental dan spiritual bagi warga yang sedang menjalani proses pemulihan medis, pendampingan keagamaan holistik melalui terapi Yoga Asanas, Pranayama, dan relaksasi digelar bagi 30 rehabilitan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya (NAPZA) di RSJ Manah Santhi Mahottama, Kabupaten Bangli, Bali, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan terapi jasmani dan rohani ini diselenggarakan melalui Program Ruang Pulih Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli oleh tim pendamping keagamaan, yakni Ni Wayan Wiraswastini, I Gusti Ayu Nurcahyani, dan Ni Nyoman Sutiari.
Dalam sesi tersebut, para rehabilitan diajak memadukan aktivitas olahraga fisik terarah melalui Yoga Asanas, dilanjutkan dengan latihan kesadaran olah napas (Pranayama) untuk meredakan kecemasan serta meningkatkan konsentrasi diri.
Penyuluh Agama Hindu Kemenag Kabupaten Bangli, Ni Wayan Wiraswastini, menjelaskan bahwa Program Ruang Pulih dirancang untuk menyentuh kesehatan batin agar para peserta memiliki penerimaan diri dan optimisme masa depan.
“Melalui Program Ruang Pulih, kami berupaya memberikan pendampingan yang tidak hanya menyentuh aspek jasmani, tetapi juga memberikan penguatan rohani. Kami berharap para rehabilitan dapat memperoleh ketenangan, meningkatkan kesadaran diri, dan memiliki semangat untuk menjalani proses pemulihan,” ujar Ni Wayan Wiraswastini.
Rangkaian terapi ditutup dengan sesi relaksasi spiritual, di mana para peserta diajak membangun sikap positif, menumbuhkan rasa syukur, dan memperkuat ketahanan mental dalam menghadapi tantangan proses rehabilitasi.
Melalui perluasan jangkauan Program Ruang Pulih ini, Kementerian Agama Kabupaten Bangli terus berkomitmen menghadirkan pelayanan keagamaan berdampak yang inklusif serta membawa kemanfaatan nyata bagi pemulihan kualitas hidup masyarakat.
Kontributor: I Made Sudiana