Buleleng (Bimas Hindu) — Mengisi ruang publik penyiaran dengan wacana edukatif dan sejuk, program dialog interaktif siaran keagamaan digelar melalui kerja sama jaringan LPP RRI Singaraja Pro 1, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (8/9/2026).
Program siaran langsung berdurasi 30 menit tersebut mengusung tema Tat Tvam Asi Landasan Dasar Toleransi dalam Agama Hindu yang dibawakan oleh Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng, Wahyanti.
Dalam siaran tersebut, Penyuluh Agama Hindu Kemenag Buleleng, Wahyanti, mengajak seluruh lapisan masyarakat pendengar untuk menggali nilai-nilai luhur ajaran Tat Tvam Asi sebagai modal dasar dalam memupuk empati, rasa persaudaraan, dan kepedulian sosial.
“Toleransi bukan berarti menghilangkan perbedaan atau menjadikan semua sama, melainkan mampu hidup berdampingan dengan saling menghargai dan menghormati keyakinan, hak, dan martabat serta menganggap bahwa kita semua bersaudara. Menghargai orang lain juga menghargai diri kita, menyakiti orang lain juga menyakiti diri kita,” tegas Wahyanti.
Ia menjelaskan bahwa pemahaman Tat Tvam Asi menuntun setiap individu untuk menyadari kesetaraan martabat sesama makhluk sehingga perbedaan tidak menjadi sekat pembatas, melainkan kekayaan untuk tumbuh bersama secara harmonis.
Melalui pemanfaatan media massa dan ruang digital secara konsisten ini, Kementerian Agama Kabupaten Buleleng berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan edukasi keagamaan yang inklusif serta mampu memperkuat kerukunan antarumat beragama di masyarakat.
kontributor: Wahyanti,S.Sos