Dorong Transformasi Digital, Kemenag Karangasem Bekali Puluhan Guru PAH Kecamatan Kubu Strategi Pembelajaran Berbasis Teknologi

Kemenag Karangasem melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) membekali puluhan Guru PAH Kecamatan Kubu keterampilan menyusun perangkat pembelajaran digital di SDN 3 Tianyar Tengah

Karangasem (Bimas Hindu) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karangasem terus mengambil langkah progresif dalam meningkatkan kualitas mutu pendidikan agama di daerah. Puluhan Guru Pendidikan Agama Hindu (PAH) yang tergabung di wilayah se-Kecamatan Kubu didorong agar menjadi pendidik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan modern.

Upaya akselerasi kompetensi tersebut direalisasikan melalui agenda Kelompok Kerja Guru (KKG) yang dipusatkan di SDN 3 Tianyar Tengah pada Senin, 31 Agustus 2026. Pendampingan intensif ini dirancang khusus untuk membekali para pendidik dengan keterampilan praktis dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis digital yang mutakhir.

Transformasi pembelajaran ini dinilai sangat krusial dan tidak sekadar bertujuan untuk memenuhi kelengkapan administrasi mengajar semata. Lebih dari itu, program pembinaan ini menjadi langkah esensial untuk merespons cepatnya arus modernisasi dan digitalisasi dunia pendidikan. Melalui sesi bimbingan teknis tersebut, para guru dilatih secara langsung agar mampu merancang metode penyampaian ajaran luhur agama Hindu ke dalam format digital yang lebih interaktif, kreatif, dan bervariasi, sehingga tetap selaras dengan tuntutan kurikulum pendidikan nasional yang berlaku.

Pengawas Guru PAH, I Gusti Ngurah Rai, memberikan penekanan penting mengenai urgensi adaptasi teknologi bagi para tenaga pendidik di era modern saat ini. Ia menjelaskan bahwa pemanfaatan media digital merupakan jembatan emas agar substansi ajaran suci agama dapat tersampaikan secara efektif kepada generasi masa kini.

“Perangkat pembelajaran digital bukan sekadar tren masa kini, melainkan jembatan agar nilai-nilai luhur Hindu lebih mudah diterima oleh anak-anak kita yang lahir di era teknologi. Jika gurunya kreatif dan melek digital dalam menyajikan materi, siswa tentu akan jauh lebih antusias menyerap serta mengamalkan ajaran agamanya,” ungkap I Gusti Ngurah Rai.

Dengan penguasaan perangkat digital yang memadai dan aplikatif, proses transfer ilmu pengetahuan serta internalisasi nilai-nilai moral keagamaan di dalam ruang kelas diyakini akan berlangsung jauh lebih interaktif dan berdaya guna tinggi.

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karangasem menaruh harapan besar agar keterampilan baru yang diperoleh para guru ini dapat memberikan dampak domino yang positif. Penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi diharapkan mampu mendongkrak kualitas karakter peserta didik secara menyeluruh, sehingga generasi muda Hindu ke depannya dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, kreatif, adaptif, serta senantiasa teguh memegang prinsip-prinsip Dharma di tengah derasnya arus globalisasi.

Kontributor : Finxi


Berita Daerah LAINNYA