Sentuh Ruang Perawatan, Kemenag Katingan Rutinkan Layanan Doa Pasien Hindu di RS Masamsyar

Memberikan dukungan mental dan doa bagi pasien beragama Hindu yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Mas Amsyar Kasongan.

Kasongan (Bimas Hindu) — Kementerian Agama terus berkomitmen memberikan pelayanan keagamaan yang inklusif dan menjangkau seluruh kondisi masyarakat. Melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Hindu Kantor Kemenag Kabupaten Katingan, jajaran penyuluh agama turun langsung memberikan dukungan mental dan doa bagi pasien beragama Hindu yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Mas Amsyar Kasongan, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan pendampingan spiritual ini dipimpin oleh Penyuluh Agama Hindu Kemenag Katingan, Kliswinawinata, S.Sos.H., bersama tim penyuluh yakni Marinie, S.H., A.H., dan Nopsiyanti, serta didukung oleh Penata Layanan Operasional Seksi Bimas Hindu.

Penyuluh Agama Hindu Kemenag Katingan, Kliswinawinata, menjelaskan bahwa bimbingan rohani di ruang perawatan merupakan sarana krusial untuk membangkitkan harapan dan ketenangan batin pasien selama menjalani masa pengobatan medis.

"Melalui layanan doa ini, kita ingin memberikan penguatan rohani secara langsung di pembaringan pasien. Kita berharap dengan hadirnya pendampingan spiritual ini, para pasien tetap memiliki ketenangan, kekuatan batin, serta semangat optimisme yang tinggi untuk sembuh dalam menjalani proses perawatan," ungkap Kliswinawinata.

Ia menambahkan bahwa program ini menjadi wujud nyata hadirnya negara dalam menjamin pemenuhan hak-hak keagamaan umat, terutama ketika mereka berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan dorongan moral.

Layanan doa jemput bola ini tidak hanya memberikan dampak emosional yang positif bagi pasien dan keluarga, tetapi juga mempererat sinergi kelembagaan antara Kemenag Kabupaten Katingan dengan pihak manajemen RS Mas Amsyar Kasongan.

Guna memastikan keberlanjutan program, layanan doa ini telah dijadwalkan secara rutin setiap satu minggu sekali pada hari Selasa, bekerja sama dengan Bagian Humas RS Mas Amsyar Kasongan. Melalui konsistensi ini, Kemenag Katingan memastikan tidak ada umat yang merasa terisolasi dari pelayanan keagamaan saat berjuang melawan penyakit.

 

Kontributor: Nopsiyanti


Berita Daerah LAINNYA