NUSA PENIDA (BIMAS HINDU) - Membangun tatanan kehidupan masyarakat yang harmonis dan sejahtera tidak hanya diraih melalui pembinaan keagamaan di sarana ibadah, tetapi juga melalui kepedulian nyata terhadap aspek sosial kemasyarakatan. Semangat inilah yang diwujudkan oleh Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Posyandu di Kecamatan Nusa Penida, Senin (27/7/2026).
Aksi sosial yang diinisiasi oleh Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Hindu Kecamatan Nusa Penida ini menjadi ruang interaksi produktif untuk membangun kedekatan emosional sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan warga setempat.
Penyuluh Agama Hindu Kemenag Klungkung, Okta Rapinanti, menegaskan bahwa partisipasi langsung dalam kegiatan Posyandu dan PKK merupakan penterjemahan konkret dari ajaran Tri Hita Karana, khususnya konsep Pawongan yakni menjaga hubungan harmonis dan saling mengasihi antar sesama manusia.
"Melalui momentum ini, nilai-nilai keagamaan tidak sekadar dipahami secara teoritis, melainkan dirasakan secara nyata manfaatnya oleh masyarakat melalui pengabdian, kebersamaan, dan kepedulian sosial," ungkap Okta Rapinanti.
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Hindu tidak hanya membantu jalannya pelayanan kesehatan, tetapi juga menyelipkan motivasi serta edukasi keagamaan yang edukatif bagi para ibu dan balita. Sinergi lintas sektor ini diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan sebagai fondasi melahirkan generasi muda Hindu yang unggul, sehat secara fisik, cerdas secara mental, serta kokoh secara spiritual.
Langkah kolaboratif ini menegaskan komitmen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung melalui Pokjaluh Agama Hindu Kecamatan Nusa Penida untuk terus menghadirkan pelayanan bimbingan masyarakat yang inklusif dan menyentuh seluruh lini kehidupan umat.
Melalui pendekatan yang humanis dan membumi, Kemenag bertekad menghadirkan nilai-nilai keagamaan yang memberikan kemanfaatan holistik bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.