Penyuluh Agama Hindu Karanganyar Perkuat Sinergi dengan TK Pertiwi 04 Jaten Demi Pemenuhan Hak Pendidikan Agama Anak

Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Karanganyar berkoordinasi dengan TK Pertiwi 04 Jaten untuk memastikan peserta didik mendapatkan layanan Pendidikan Agama Hindu sejak usia dini

Karanganyar (Bimas Hindu) - Penyuluh Agama Hindu di Kabupaten Karanganyar terus menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan pelayanan keagamaan yang inklusif dan menyeluruh. Ruang lingkup tugas penyuluh kini semakin diperluas, tidak hanya berfokus pada pembinaan rutin kelompok umat di tengah masyarakat, tetapi juga aktif merespons dinamika serta kebutuhan pengajaran Pendidikan Agama Hindu di lembaga-lembaga pendidikan formal, Senin (31/08/2026).

Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui audiensi dan koordinasi intensif yang dilakukan oleh jajaran Penyuluh Agama Hindu bersama Kepala TK Pertiwi 04 Jaten, Kabupaten Karanganyar. Pertemuan ini difokuskan untuk membahas pemenuhan kebutuhan guru pengampu mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu bagi para peserta didik di sekolah tersebut. Koordinasi lintas sektor ini dipandang sebagai fondasi penting guna membangun kerja sama jangka panjang, sehingga hak-hak dasar peserta didik beragama Hindu untuk mendapatkan bimbingan rohani yang sesuai dengan keyakinannya dapat terfasilitasi secara optimal.

Penyuluh Agama Hindu, Lilik Dwi Fajar Riyanto, menegaskan bahwa tugas utama seorang penyuluh memiliki dimensi moral dan sosial yang luas. Kehadiran penyuluh dituntut untuk responsif tatkala mendapati adanya kebutuhan mendesak terkait layanan keagamaan di dunia pendidikan.

“Sebagai Penyuluh Agama Hindu, kami tidak hanya memiliki peran dalam pembinaan umat di masyarakat, tetapi juga berupaya hadir ketika ada kebutuhan pendidikan agama Hindu di lembaga pendidikan. Koordinasi dengan Kepala TK Pertiwi 04 Jaten ini menjadi langkah awal untuk memastikan anak-anak Hindu mendapatkan layanan pendidikan agama sesuai dengan keyakinannya,” ungkap Lilik.

Lebih lanjut, Lilik memaparkan bahwa fase usia dini merupakan periode keemasan (golden age) yang sangat krusial dalam proses pembentukan karakter, penanaman budi pekerti luhur, serta pengenalan nilai-nilai spiritual kepada anak. Oleh karena itu, keberhasilan pendidikan keagamaan di tingkat sekolah dasar dan taman kanak-kanak tidak bisa hanya dibebankan kepada lembaga pendidikan semata. Diperlukan kolaborasi dan jalinan komunikasi yang harmonis antara penyuluh agama, pihak pengelola sekolah, serta dukungan penuh dari orang tua murid.

Melalui rintisan kerja sama di TK Pertiwi 04 Jaten ini, diharapkan tercipta sebuah model pelayanan keagamaan adaptif yang dapat direplikasi di berbagai wilayah lainnya di Kabupaten Karanganyar. Langkah progresif ini sekaligus mempertegas eksistensi Penyuluh Agama Hindu sebagai garda terdepan dalam merawat kerukunan, mencerdaskan kehidupan beragama, serta mengawal pembinaan generasi muda Hindu sejak bangku sekolah dasar usia dini.

Kontributor : Lilik Dwi Fajar Riyanto, S.Sos


Berita Daerah LAINNYA