Penyuluh Agama Hindu Klungkung Hadir di Tengah Umat, Perkuat Layanan Keagamaan Berdampak

Hadir di tengah umat, melayani dengan Dharma

Klungkung (Bimas Hindu) – Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Klungkung terus memperkuat layanan keagamaan melalui pembinaan umat, pendampingan rumah ibadah, dan dukungan terhadap kegiatan kebangsaan. Berbagai kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah wilayah Klungkung pada Kamis (13/8/2026).

Salah satunya penyuluhan dalam rangka pelaksanaan Sudhi Wadani bagi Dharmika atas nama Eny Tri Mulus Sundari di Dusun Bingin, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan. Penyuluhan diberikan untuk memperkuat pemahaman mengenai ajaran dan nilai-nilai Hindu sebagai bekal dalam menjalankan kehidupan beragama.

Penyuluh Agama Hindu Kemenag Klungkung, Ni Wayan Novita Sari, menyampaikan materi mengenai Panca Sradha, Tri Kaya Parisudha, Catur Guru, etika kehidupan beragama, kewajiban umat Hindu, serta tata susila.

“Kami memberikan siraman rohani mengenai Panca Sradha, Tri Kaya Parisudha, Catur Guru, etika dalam kehidupan beragama, kewajiban umat Hindu, serta tata susila dalam melaksanakan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Di wilayah Desa Adat Gelgel, penyuluh juga melaksanakan monitoring dan evaluasi Surat Tanda Daftar Pura (STDP) di Pura Dalem Digde Setra Bugbugan dan Pura Kawitan Ibu Cemenggawon. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan administrasi dan data kelembagaan rumah ibadah umat Hindu tertata sesuai ketentuan.

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pembinaan dan penataan administrasi rumah ibadah umat Hindu, sekaligus memastikan kelengkapan serta kesesuaian data Surat Tanda Daftar Pura,” kata Penyuluh Agama Hindu Kemenag Klungkung, Ayu Putri Suryaningrat.

Selain pembinaan umat dan pendampingan kelembagaan, para penyuluh turut menghadiri Gerak Jalan Indah tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Klungkung dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap persatuan dan semangat kebangsaan.

Rangkaian kegiatan ini memperlihatkan peran penyuluh agama yang hadir tidak hanya dalam pembinaan spiritual, tetapi juga dalam pendampingan kelembagaan keagamaan dan kehidupan sosial masyarakat. Langkah tersebut sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama, khususnya Layanan Keagamaan Berdampak dan Pemberdayaan Rumah Ibadah.

Kontributor : I Made Juni Saputra


Berita Daerah LAINNYA