Perkuat Literasi Digital dan Etika, Pasraman Integrasikan Ajaran Tri Kaya Parisudha ke Dalam Pembelajaran

Pasraman Manakarra Dewata mengintegrasikan pendidikan etika berbasis ajaran Tri Kaya Parisudha

Mamuju (Bimas Hindu) — Mengantisipasi tantangan era digital dan arus informasi, Pasraman Manakarra Dewata mengintegrasikan pendidikan etika berbasis ajaran Tri Kaya Parisudha ke dalam sistem pembelajaran karakter di Kota Mamuju, Sulawesi Barat, Minggu (13/9/2026).

Langkah ini dilakukan untuk membekali generasi muda Hindu dengan benteng moral yang kuat, sehingga mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana tanpa mengabaikan tatanan etika dan kebudayaan.

Dalam penerapan kurikulum karakter tersebut, para siswa diajak mengaktualisasikan tiga pilar penyucian diri (Tri Kaya Parisudha) berpikir, berkata, dan berbuat yang baik serta ajaran Tat Twam Asi sebagai landasan utama berinteraksi di tengah masyarakat dan dunia maya.

Pengelola layanan pendidikan Pasraman, Gede Cameng Janardana, menjelaskan bahwa penguatan literasi etika di lingkungan Pasraman menjadi kebutuhan mendesak untuk membentuk SDM yang unggul dan beradab.

“Pendidikan di Pasraman tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik semata, melainkan pembentukan karakter dan kecerdasan spiritual. Ajaran Dharma dan Tri Kaya Parisudha harus menjadi filter moral agar generasi muda mampu bersikap bijaksana di tengah pesatnya perkembangan teknologi,” terang Gede Cameng Janardana.

Melalui integrasi nilai-nilai kerohanian ini, Pasraman diharapkan terus berkembang sebagai pusat pembentukan karakter generasi muda Hindu yang berintegritas, beretika tinggi, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

 

Kontributor: Gede Cameng Janardana,S.Pd.H


Berita Daerah LAINNYA