Karangasem (Bimas Hindu) --- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karangasem melalui Penyuluh Agama Hindu dan Penata Layanan Operasional (PLO) Kecamatan Sidemen kembali menggelar kegiatan pembinaan keagamaan dan spiritual bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II B Karangasem, Kamis (20/8/2026).
Mengangkat tema “Peran Umat Hindu dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa,” rangkaian pembinaan diawali dengan pelaksanaan persembahyangan bersama Puja Trisandya guna menciptakan suasana khusyuk dan menumbuhkan kesadaran spiritual.
Dalam pemaparannya, tim penyuluh menguraikan dua pilar ajaran Hindu sebagai landasan moral membangun kerukunan dan persatuan bangsa, yaitu Tat Twam Asi dan Vasudhaiva Kutumbakam. Ajaran Tat Twam Asi menekankan kesetaraan dan empati bahwa setiap manusia adalah sama, sementara Vasudhaiva Kutumbakam menanamkan prinsip universal bahwa seluruh dunia adalah satu keluarga besar.
Penyuluh Agama Hindu Kemenag Karangasem, I Wayan Putra, mengajak para warga binaan untuk menginternalisasi nilai-nilai universal tersebut sebagai bekal perubahan diri dan penguat rasa cinta tanah air.
"Melalui ajaran Tat Twam Asi dan Vasudhaiva Kutumbakam, kita diajak untuk saling menghargai perbedaan, menumbuhkan rasa toleransi, dan memperkuat semangat kebangsaan. Karena pada dasarnya, kita semua adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan," tegas I Wayan Putra.
Sebagai wujud penguatan literasi dan bimbingan berkelanjutan, di akhir kegiatan tim penyuluh menyerahkan bantuan Kitab Suci Sarasamuscaya untuk melengkapi sarana bacaan spiritual warga binaan.
Melalui layanan pembinaan yang inklusif ini, Bimas Hindu Kemenag Karangasem berkomitmen untuk terus hadir memberikan pendampingan moral dan mental spiritual. Harapannya, para warga binaan memiliki modal integritas diri yang kuat sehingga saat kembali ke masyarakat kelak dapat menjadi pribadi yang bernilai, berkontribusi positif, serta aktif merawat kerukunan dan persatuan bangsa.
Kontributor : Finxi