Pratama Widyalaya Disiapkan, Langkah Nyata Membangun Generasi Hindu Sejak Usia Dini

Pratama Widyalaya Disiapkan, Langkah Nyata Membangun Generasi Hindu Sejak Usia Dini

Banyuwangi (Bimas Hindu) – Semangat menghadirkan pendidikan Hindu yang berkualitas sejak usia dini terus tumbuh di Kabupaten Banyuwangi. Hal itu terlihat dari langkah Yayasan Giri Salaka Alas Purwo yang mulai mematangkan persiapan pendirian Pratama Widyalaya melalui pendampingan yang difasilitasi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Yayasan Giri Salaka itu menjadi ruang diskusi antara pemerintah dan pengelola yayasan untuk menyamakan persepsi mengenai berbagai persyaratan pendirian satuan pendidikan Hindu. Selain membahas aspek administrasi, pertemuan juga menyoroti kesiapan sumber daya manusia, kurikulum, hingga strategi pengembangan lembaga agar mampu menjawab kebutuhan pendidikan umat Hindu di masa depan.

Pembina Yayasan Giri Salaka, Sukardi, mengatakan bahwa pendirian Pratama Widyalaya merupakan ikhtiar yayasan dalam menghadirkan layanan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan karakter berdasarkan nilai-nilai ajaran Hindu.

"Kami ingin menghadirkan lembaga pendidikan yang mampu membangun fondasi spiritual dan karakter anak sejak usia dini. Saat ini tantangan terbesar masih pada pemenuhan tenaga pendidik yang memiliki kualifikasi sesuai ketentuan, namun kami optimistis seluruh persyaratan dapat dipenuhi secara bertahap," ujarnya.

Ketua Yayasan Giri Salaka, Sujarwo, menambahkan bahwa pembangunan Pratama Widyalaya merupakan kelanjutan dari pembinaan keagamaan yang selama ini dilakukan melalui pasraman. Menurutnya, pendidikan formal menjadi kebutuhan yang semakin mendesak agar anak-anak Hindu memperoleh ruang belajar yang mampu memperkuat identitas, moral, dan pemahaman keagamaan sejak dini.

"Kami ingin generasi Hindu tumbuh dengan keyakinan yang kuat terhadap ajaran agamanya. Pendidikan menjadi investasi terbaik untuk menanamkan nilai-nilai dharma sekaligus membentuk generasi yang siap menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya," katanya.

Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi mengapresiasi keseriusan Yayasan Giri Salaka dalam mengembangkan pendidikan Hindu. Inisiatif tersebut dinilai selaras dengan arah kebijakan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu yang terus mendorong peningkatan mutu pendidikan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.

"Setiap lahirnya lembaga pendidikan Hindu merupakan langkah maju bagi pembinaan umat. Karena itu, kami akan terus mendampingi yayasan agar seluruh tahapan pendirian dapat dipenuhi sesuai regulasi sehingga lembaga ini memiliki fondasi yang kuat sejak awal," ujarnya.

Dalam pendampingan tersebut dijelaskan bahwa proses pendirian Pratama Widyalaya harus memenuhi tiga aspek utama, yakni persyaratan administrasi, persyaratan teknis, dan persyaratan kelayakan. Ketiga unsur tersebut menjadi dasar agar penyelenggaraan pendidikan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Selain melengkapi dokumen perizinan, yayasan juga didorong mulai menyiapkan perangkat pembelajaran, tenaga pendidik, serta sistem pengelolaan sekolah secara bertahap. Langkah tersebut dinilai penting agar ketika izin operasional diterbitkan, proses belajar mengajar dapat segera dilaksanakan secara optimal.

"Kami berharap Pratama Widyalaya ini tidak hanya menjadi lembaga pendidikan baru, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya generasi Hindu yang cerdas, berkarakter, berintegritas, dan mampu menjaga nilai-nilai luhur agamanya di tengah dinamika kehidupan modern," pungkasnya.


Berita Daerah LAINNYA