Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini, Anak TK di Karangasem Belajar Cinta Tanah Air Lewat Lagu

Pembinaan keagamaan dan pendidikan karakter di TK PW Surya Bhakti Kumara

Karangasem (Bimas Hindu) — Penanaman karakter kebangsaan dan rasa cinta tanah air harus dimulai sejak usia dini, di masa-masa emas perkembangan anak. Berangkat dari kesadaran tersebut, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karangasem melalui Penata Layanan Operasional (PLO) Kecamatan Kubu melaksanakan pembinaan keagamaan dan pendidikan karakter di TK PW Surya Bhakti Kumara, Kayuaya, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan ini secara khusus mengangkat tema menanamkan rasa cinta kepada tanah air dan menghormati pemerintah melalui media lagu nasional. Pendekatan ini dipilih sebagai bagian dari pembentukan fondasi karakter anak yang selaras dengan nilai-nilai berbangsa dan bernegara.

Edukasi dilaksanakan dengan mengajak anak-anak mengenal dan menyanyikan lagu-lagu nasional secara bersama-sama. Melalui metode yang sederhana, interaktif, dan sangat menyenangkan, anak-anak diperkenalkan pada nilai patriotisme, rasa bangga sebagai warga negara Indonesia, serta sikap menghormati para pemimpin.

Terkait metode ini, PLO Kecamatan Kubu, Ni Nengah Sudiarti, menjelaskan bahwa pendidikan karakter bagi anak usia dini mutlak harus dikemas secara ringan dan merasuk ke dalam dunia bermain mereka.

“Lagu nasional dapat menjadi media yang sangat sederhana namun kuat untuk menanamkan rasa cinta tanah air. Anak-anak belajar mengenal Indonesia dengan cara yang menyenangkan, sambil pelan-pelan membangun kebiasaan menghargai bangsa, negara, dan para pemimpinnya,” terang Ni Nengah Sudiarti.

Menurutnya, pembiasaan sejak dini ini diharapkan akan mengakar dan tumbuh menjadi karakter positif yang terbawa hingga anak-anak tersebut beranjak dewasa.

“Kami ingin anak-anak sejak usia belia memiliki rasa kebanggaan menjadi bagian dari Indonesia. Dari kegiatan sederhana seperti bernyanyi bersama ini, mereka belajar banyak hal: tentang kebersamaan, kedisiplinan, rasa hormat, dan kecintaan yang tulus kepada tanah air,” tambahnya.

Sepanjang kegiatan, antusiasme dan keceriaan terpancar dari wajah anak-anak. Mereka mengikuti alunan lagu dengan penuh semangat, membuktikan bahwa pembelajaran karakter dapat berlangsung secara natural tanpa harus merampas suasana bermain yang menjadi hak dan dunianya anak usia dini.

Melalui langkah kecil ini, Kemenag Karangasem terus mendorong agar pembinaan umat tidak hanya berorientasi murni pada penguatan nilai spiritual (Sradha dan Bhakti), tetapi juga mencakup pembentukan karakter sosial dan kebangsaan. Diharapkan kelak, anak-anak ini akan tumbuh menjadi generasi Hindu yang religius, berkarakter mulia, mencintai tanah airnya, serta berkontribusi positif di tengah kehidupan bermasyarakat.

 

Kontributor: Finxi


Berita Daerah LAINNYA