Pekalongan (Bimas Hindu) - Kebersihan dan kesucian tempat ibadah merupakan cerminan keimanan serta wujud nyata keharmonisan hubungan antara manusia, Tuhan, dan alam lingkungan. Semangat inilah yang melandasi umat Hindu di Kota Pekalongan saat menggelar Gerakan Bersama Bersih-bersih Rumah Ibadah (GEMBIRA) yang dipusatkan di Pura Lingga Buana Ksira Arnawa, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan gotong royong ini diikuti dengan penuh antusias oleh pengurus pura, tokoh agama Hindu, Penyuluh Agama Hindu Kankemenag Kota Pekalongan, serta seluruh elemen umat sedharma. Dengan membawa berbagai peralatan kebersihan seperti sapu lidi, pengki, hingga cangkul kecil, para peserta bahu-membahu merapikan dan membersihkan seluruh area kawasan tempat suci tersebut.
Penyuluh Agama Hindu Kankemenag Kota Pekalongan, Prihatini Diah Sukmawati, menjelaskan bahwa program GEMBIRA merupakan gerakan serentak yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI. Program ini bertujuan untuk membangun budaya hidup bersih, sehat, dan tertata di tempat-tempat ibadah umat Hindu di seluruh Indonesia.
"Kegiatan bersih-bersih pura ini merupakan wujud nyata pengamalan ajaran Palemahan dalam nilai luhur Tri Hita Karana, yaitu menjaga keharmonisan dan keseimbangan antara manusia dengan lingkungan alam sekitar," ujar Prihatini.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa selain menciptakan kenyamanan dan kesucian lingkungan ibadah, aksi gotong royong ini juga menjadi wahana yang sangat efektif dalam mempererat tali silaturahmi, soliditas, serta rasa persaudaraan antarumat Hindu di Kota Pekalongan.
Melalui pelaksanaan Aksi GEMBIRA ini, kawasan Pura Lingga Buana Ksira Arnawa kini tampak semakin asri, bersih, dan indah. Lingkungan pura yang suci dan tertata rapi ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kekhusyukan dan kenyamanan umat dalam melaksanakan berbagai persembahyangan maupun ritual keagamaan ke depannya
Kontributor : Prihatini Diah Sukmawati, S.E.