Aruna Veda Sadhana Jadi Ruang Penguatan Spiritualitas ASN Hindu di Sulawesi Tenggara

pembinaan spiritual bagi Penyuluh Agama Hindu di Sulawesi Tenggara

Kendari (Bimas Hindu) – Penyuluh Agama Hindu dan staf Bimas Hindu di Sulawesi Tenggara kini memiliki ruang pembinaan spiritual baru melalui program Aruna Veda Sadhana yang diluncurkan Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Hindu Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (21/7/2026). Program tersebut mengajak aparatur mengawali hari kerja dengan membaca, mengkaji, dan memaknai ajaran suci Veda sebelum memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan perdana dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti penyuluh agama Hindu Aparatur Sipil Negara (ASN) serta staf Bimas Hindu dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara. Program ini dijadwalkan berlangsung rutin setiap Selasa pagi sebagai bagian dari pembiasaan spiritual di lingkungan kerja.

Inisiator kegiatan, Pande Kadek Juliana, mengatakan Aruna Veda Sadhana digagas untuk mendukung program Selasa Ngaji yang diinisiasi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tenggara, H. Mansur, dengan pendekatan yang disesuaikan dengan tradisi dan ajaran Hindu.

"Aruna Veda Sadhana diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk menginternalisasi nilai-nilai luhur Veda bagi para penyuluh. Melalui pembacaan dan pemaknaan sloka suci setiap Selasa pagi, kami diajak mengawali tugas dengan kedamaian rohani sehingga nilai dharma dan susila tertanam kuat dalam sanubari," ujar Juliana.

Menurutnya, pembiasaan tersebut diharapkan membentuk ASN yang tidak hanya memiliki kompetensi dalam menjalankan tugas, tetapi juga menjunjung etika, integritas, dan semangat melayani masyarakat.

Pembimbing Masyarakat Hindu Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Tenggara, I Komang Sukeyasa, menilai pembinaan spiritual yang dilakukan secara rutin dapat menjadi salah satu upaya memperkuat karakter aparatur dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

"Penguatan karakter spiritual secara berkelanjutan diharapkan mampu membentuk sikap ASN yang santun, memiliki empati dalam melayani masyarakat, serta senantiasa menjaga integritas dalam menjalankan pengabdian kepada negara," kata Sukeyasa.

Sekretaris Pokjaluh Agama Hindu Sulawesi Tenggara, Putu Dana Yasa, menjelaskan setiap peserta akan mendapat giliran membaca sloka Veda beserta terjemahan dan ulasannya. Pada pelaksanaan perdana, pembahasan difokuskan pada kitab suci Sarasamuscaya.

"Setiap peserta membacakan sloka beserta terjemahannya secara bergiliran. Kegiatan ini membiasakan penyuluh melantunkan Sloka dan Palawakya dengan baik, sekaligus memperdalam pemahaman ajaran agama sebelum memulai pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Ketua Pokjaluh Agama Hindu Sulawesi Tenggara, Hariono, menambahkan kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi sarana memperkuat integritas dan kesadaran spiritual dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.

"Membaca Sloka Veda bersama bukan hanya rutinitas, tetapi menjadi momentum memperbaiki diri, memperkuat integritas, dan meneguhkan bahwa setiap tugas yang dijalankan merupakan bagian dari ibadah," tutur Hariono.

Pelaksanaan Aruna Veda Sadhana menandai upaya Pokjaluh Agama Hindu Sulawesi Tenggara membangun budaya belajar yang berkelanjutan di kalangan penyuluh. Selain memperdalam pemahaman terhadap ajaran Veda, forum ini juga menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman antarpenyuluh untuk memperkuat kualitas pembinaan keagamaan kepada umat.


Berita Daerah LAINNYA