Badung (Bimas Hindu) – Upaya penguatan program Eko Teologi yang digagas oleh Kementerian Agama kini tidak lagi sekadar menyasar para pegawai di lingkungan internal Kemenag saja. Sebagai bentuk komitmen nyata untuk menyebarkan kesadaran lingkungan ke seluruh instansi pemerintah dan masyarakat luas, Bidang Urusan Agama Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali mengutus I Gusti Putu Suana, Penyuluh Ahli Madya, untuk hadir dan berbagi ilmu di Rumah Detensi Imigrasi Denpasar, Kabupaten Badung.
Kegiatan yang berlangsung hangat pada Kamis (21/5/2026) di Aula Rumah Detensi Imigrasi Denpasar ini mengangkat tema "Eko Teologi dan Tumpek Wariga: Implementasi Pelestarian Lingkungan dalam Perspektif Hindu". Agenda ini diikuti dengan penuh antusias oleh 30 pegawai beragama Hindu di lingkungan Rumah Detensi Imigrasi Denpasar. Langkah ini menjadi bukti konkret bahwa Bidang Urusan Agama Hindu aktif bergerak merangkul berbagai pihak di luar instansi Kemenag agar pelestarian alam dapat diwujudkan secara bersama-sama.
Dalam sesi berbagi ilmu tersebut, I Gusti Putu Suana menjelaskan bahwa ajaran Hindu memandang alam semesta sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Konsep Eko Teologi menekankan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Tuhan yang berakar pada ajaran Tri Hita Karana.
Momentum perayaan Tumpek Wariga pun dinilai sebagai titik penting untuk membangun kesadaran kolektif tersebut, di mana penerapannya harus melampaui ritual keagamaan semata.
"Pelestarian lingkungan merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai spiritual Hindu. Melalui Eko Teologi dan perayaan Tumpek Wariga, umat diajak untuk membangun kesadaran bahwa alam harus dijaga dan dihormati sebagai sumber kehidupan," ungkap I Gusti Putu Suana.
Melalui perluasan program dengan cara berbagi ilmu ke instansi pemerintah lain seperti ini, nilai-nilai tradisi tidak hanya diwujudkan lewat upacara, melainkan juga melalui aksi nyata bersama seperti menanam pohon, menjaga kebersihan, dan memanfaatkan sumber daya secara bijaksana. Sinergi antar-instansi ini diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian yang lebih luas di tengah masyarakat demi menjaga keberlanjutan bumi bagi generasi mendatang.