Sleman (Bimas Hindu) – Suasana penuh kebahagiaan, haru, dan kebanggaan yang mendalam mewarnai acara Wisuda dan Pentas Seni Pratama Widyalaya (PW) Kondho Bumi Tahun Ajaran 2025-2026. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (24/6/2026) di Pratama Widyalaya Kondho Bumi, Kasuran, Seyegan, Sleman ini menjadi tonggak sejarah penting, tidak hanya bagi kelulusan perdana para siswa, tetapi juga bagi penguatan fondasi karakter anak bangsa.
Momen kelulusan tahap awal ini dihadiri langsung oleh Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Hindu Kanwil Kementerian Agama DIY, Didik Widya Putra. Turut hadir pula Ketua PHDI Sleman, Ketua WHDI Sleman, GM PT Werkudara, Penyuluh Agama Hindu Sleman, serta jajaran kepala sekolah, guru pendidik, dan para wali murid yang tampak antusias menyaksikan tumbuh kembang buah hati mereka.
Acara yang diawali dengan doa bersama dan lagu kebangsaan Indonesia Raya ini langsung terasa semarak saat para siswa dengan berani menyanyikan Mars Kondho Bumi serta lagu-lagu kerohanian. Keberanian dan kreativitas anak-anak tersebut merupakan buah manis dari pembinaan karakter yang intensif selama satu tahun pembelajaran.
Kepala Sekolah PW Kondho Bumi, Dwikusrini Budiawati, tidak dapat menyembunyikan rasa haru sekaligus bangganya. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan, "Wisuda dan pelepasan ini merupakan simbol bahwa anak-anak telah dinyatakan lulus menempuh pendidikan tahap awal. Perkembangan karakter, keberanian, dan kreativitas yang mereka tunjukkan hari ini adalah hasil dari dedikasi tanpa lelah para guru pendidik serta kerja sama yang luar biasa dari orang tua murid selama satu tahun pembelajaran ini."
Senada dengan hal tersebut, Pembimas Hindu DIY, Didik Widya Putra, memberikan pujian tinggi atas pencapaian lembaga pendidikan ini. Ia mengenang bagaimana sekolah ini merangkak dari nol hingga kini mampu berdiri tegak dan terus berkembang.
Bagi Didik, PW Kondho Bumi telah berhasil menjadi contoh nyata bagaimana moderasi beragama disemai sejak usia dini. "Saya melihat hari ini perbedaan itu tumbuh sangat harmonis di Kondho Bumi. Di sini tidak hanya ada siswa beragama Hindu, tetapi juga non-Hindu. Budaya kebersamaan yang telah terbangun antar wali murid dan lingkungan sekolah ini harus terus dijaga agar menjadi teladan positif bagi masyarakat yang lebih luas," tegasnya.
Selain prosesi wisuda yang khidmat, acara juga dimeriahkan dengan pameran hasil karya peserta didik serta pentas seni. Berbagai pertunjukan kreatif ditampilkan di atas panggung sebagai bentuk apresiasi tertinggi terhadap proses belajar, pengembangan potensi, dan kemandirian anak.
Melalui momentum ini, Pratama Widyalaya Kondho Bumi membuktikan bahwa pendidikan masa kini tidak boleh hanya berfokus pada aspek akademik semata, melainkan wajib meletakkan nilai-nilai harmoni, kreativitas, dan kerukunan sebagai pondasi utama generasi masa depan Indonesia.