Bangli (Bimas Hindu) – Pendekatan spiritual dinilai menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung proses pemulihan kesehatan mental. Berangkat dari semangat tersebut, Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada para rehabilitan psikososial di RSJ Manah Shanti Mahottama, Bangli, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan pembinaan diawali dengan pelaksanaan Nitya Karma Puja Tri Sandhya, dilanjutkan Bhadrika Pranayama, terapi rekreatif melalui Jigjig Show, serta penyampaian materi bertajuk "Pondasi Pola Hidup Sehat dalam Perspektif Agama Hindu." Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat aspek mental, spiritual, dan sosial para rehabilitan selama menjalani proses pemulihan.
Dalam penyuluhannya, Penyuluh Agama Hindu menjelaskan bahwa konsep hidup sehat dalam ajaran Hindu tidak hanya berorientasi pada kesehatan jasmani, tetapi juga menekankan keseimbangan antara pikiran, spiritualitas, dan perilaku sebagai satu kesatuan yang saling mendukung.
"Pola hidup sehat dalam perspektif Agama Hindu tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga mencakup keseimbangan pikiran, spiritualitas, dan perilaku. Melalui penguatan nilai-nilai Sraddha, Bhakti, Sadhana, Kriya, dan Chanda, kami berharap para rehabilitan memiliki bekal mental dan spiritual untuk kembali menjalani kehidupan yang lebih mandiri, produktif, dan harmonis di tengah keluarga maupun masyarakat," ujar Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli.
Materi yang disampaikan menitikberatkan pada penguatan lima nilai utama dalam ajaran Hindu, yakni Sraddha (keyakinan kepada Tuhan), Bhakti (pengabdian dan kasih), Sadhana (disiplin diri), Kriya (berkarya secara positif), dan Chanda (membangun persahabatan yang baik). Nilai-nilai tersebut diharapkan mampu membentuk karakter, meningkatkan optimisme, serta memperkuat proses rehabilitasi peserta.
Melalui pembinaan ini, pendekatan keagamaan diharapkan menjadi bagian penting dalam proses rehabilitasi psikososial. Penguatan nilai-nilai spiritual tidak hanya membantu memulihkan kondisi mental, tetapi juga membangun kepercayaan diri serta kesiapan rehabilitan untuk kembali menjalani kehidupan secara mandiri dan berdaya di tengah masyarakat.