Gelorakan Ekoteologi Lintas Iman, Penyuluh Agama Lakukan Restorasi Ekosistem dan Pelepasan Satwa di Pura

Aksi pelepasan satwa dan edukasi konservasi lingkungan ini dipusatkan di Pura Bhuana Kertha Jenggala

Lombok Tengah (Bimas Hindu) — Dalam upaya memperkuat harmoni kerukunan antarumat beragama serta mendorong aksi nyata pelestarian lingkungan hidup, gerakan ekoteologi digelar secara inklusif. Aksi pelepasan satwa dan edukasi konservasi lingkungan ini dipusatkan di Pura Bhuana Kertha Jenggala, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (19/10/2026).

Program kolaboratif ini melibatkan sinergi para penyuluh lintas agama Hindu, Islam, dan Kristen bersama pengelola desa adat serta 30 siswa Pasraman Widya Dharma. Aksi bersama ini dirancang untuk membuktikan bahwa ajaran keagamaan dan kepedulian terhadap kelestarian alam merupakan bahasa universal yang mampu mempererat persaudaraan di tengah dinamika masyarakat yang beragam.

Penyuluh Agama Hindu, Kadek Riana Pramesti, menegaskan bahwa penanaman nilai-nilai ekoteologi pada anak-anak pasraman merupakan investasi penting dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli lingkungan.

“Ekoteologi mengajarkan keharmonisan hubungan antara manusia, alam semesta, dan Tuhan. Melalui pelepasan satwa dan pemeliharaan lingkungan tempat ibadah ini, siswa pasraman dibekali pengalaman langsung untuk mempraktikkan ajaran agama secara nyata. Karakter mencintai sesama makhluk hidup dan merawat alam harus ditanamkan sejak dini sebagai wujud tanggung jawab spiritual,” tegas Kadek Riana Pramesti di lokasi acara.

Dukungan serupa disampaikan oleh tokoh keagamaan setempat, I Gede Sudarma, yang mengapresiasi keterlibatan tokoh lintas iman dalam memanfaatkan kawasan pura sebagai ruang perjumpaan dan aksi kebaikan bersama. Pendekatan ini dinilai efektif dalam membangun iklim keagamaan yang sejuk dan saling menghormati.

Melalui konsistensi dalam menggalang aksi ekologis lintas agama, Bimas Hindu terus berkomitmen menjadikan rumah ibadah sebagai pusat penyemaian moderasi beragama sekaligus pelopor gerakan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

 

Kontributor: Pande Putu


Berita Daerah LAINNYA