Hari Yoga Internasional di Banyuwangi Perkuat Persaudaraan dan Pembinaan Generasi Muda Hindu

Hari Yoga Internasional di Banyuwangi Perkuat Persaudaraan dan Pembinaan Generasi Muda Hindu

Banyuwangi (Bimas Hindu) - Peringatan Hari Yoga Internasional 2026 menjadi momentum penting bagi penguatan karakter dan nilai spiritual generasi muda Hindu di Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan yang diselenggarakan Yayasan Purwa Dharma bersama Pasraman Purwa Dharma se-Kabupaten Banyuwangi tersebut berlangsung di kawasan wisata Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Minggu (21/6/2026).

Ratusan peserta didik dari 16 Pasraman Purwa Dharma yang tersebar di berbagai wilayah Banyuwangi mengikuti kegiatan tersebut. Hadir pula Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, jajaran Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI), penyuluh agama Hindu, acarya pasraman, serta para orang tua peserta.

Peringatan Hari Yoga Internasional tahun ini tidak hanya menjadi ajang praktik yoga bersama, tetapi juga menjadi ruang pembinaan untuk mempererat hubungan antarpeserta pasraman, memperkuat pemahaman keagamaan, serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan sejak usia dini.

Ketua Yayasan Purwa Dharma, Nyoman Pageh, mengatakan kegiatan tersebut secara rutin dilaksanakan setiap tahun dengan lokasi yang bergantian sebagai upaya memperluas jangkauan pembinaan sekaligus mempererat jejaring antarpasraman.

“Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak pasraman dari berbagai wilayah untuk saling mengenal, membangun persahabatan, dan memperkuat rasa persaudaraan sebagai sesama umat Hindu. Semangat kebersamaan inilah yang ingin terus kami tumbuhkan melalui peringatan Hari Yoga Internasional,” ujarnya.

Menurut Nyoman Pageh, keberlangsungan kegiatan tersebut tidak lepas dari dukungan para acarya, pengurus pasraman, dan orang tua yang selama ini berperan aktif dalam mendampingi proses pembinaan generasi muda Hindu.

Sementara itu, Penyelenggara Hindu Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Oksan Wibowo, mengapresiasi konsistensi Yayasan Purwa Dharma dalam mengembangkan kegiatan pembinaan keagamaan melalui pendekatan yang dekat dengan generasi muda.

Dalam sambutannya, Oksan menegaskan bahwa yoga memiliki makna yang lebih luas dibandingkan sekadar aktivitas untuk menjaga kebugaran tubuh.

“Yoga merupakan bagian penting dari ajaran Hindu yang mengajarkan keseimbangan hidup. Melalui yoga, seseorang dilatih untuk menyelaraskan pikiran, perkataan, dan perbuatan sehingga mampu membangun kehidupan yang lebih harmonis, baik dengan diri sendiri, sesama, maupun lingkungan,” katanya.

Oksan juga mengajak para orang tua untuk terus mendukung putra-putrinya mengikuti pendidikan pasraman sebagai bagian dari investasi moral dan spiritual di tengah berbagai tantangan perkembangan zaman.

“Pasraman memiliki peran strategis dalam membentuk generasi Hindu yang berkarakter, memiliki pemahaman agama yang baik, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Dharma dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, kolaborasi antara pasraman, keluarga, dan masyarakat perlu terus diperkuat,” ujarnya.

Selain memberikan manfaat bagi kesehatan jasmani, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran tentang disiplin, konsentrasi, tanggung jawab, dan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis dengan sesama. Suasana kebersamaan yang terbangun sepanjang kegiatan mencerminkan kuatnya semangat persaudaraan di kalangan generasi muda Hindu Banyuwangi.

Kegiatan yang berlangsung sepanjang hari tersebut menjadi bukti bahwa pasraman tidak hanya berfungsi sebagai ruang pembelajaran keagamaan, tetapi juga sebagai wadah membangun karakter, kepemimpinan, dan jejaring persaudaraan generasi muda Hindu. Semangat yang terbangun dalam peringatan Hari Yoga Internasional diharapkan dapat terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi pembinaan umat Hindu di Banyuwangi.

#Bimas Hindu #Hindu #Yoga #Penyelenggara Hindu Banyuwangi


Berita Daerah LAINNYA