Banyuwangi (Bimas Hindu) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi melalui Penyelenggara Hindu, Oksan Wibowo, melaksanakan kegiatan rutin bertajuk Jum’at Dolan pada Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Tegaldlimo, sebagai upaya menyapa umat serta memperkuat pembinaan lembaga keagamaan Hindu di wilayah Kabupaten Banyuwangi.
Kegiatan Jumat Dolan merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap hari Jum’at dengan tujuan menjalin silaturahmi, menyerap aspirasi umat, serta memberikan pembinaan langsung kepada lembaga keagamaan Hindu. Pada pelaksanaan kali ini, kegiatan diawali di Pasraman Giri Salaka yang berlokasi di Desa Tegaldlimo, Kecamatan Tegaldlimo.

Dalam kegiatan tersebut, Oksan Wibowo didampingi oleh Penyuluh Agama Hindu serta sejumlah staf melakukan penyapaan sekaligus pembinaan terhadap pengelola Pasraman.
Dalam arahannya, Oksan menegaskan bahwa peran pasraman dan guru agama Hindu sangat strategis, tidak hanya terbatas pada kegiatan pembelajaran formal di sekolah, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam pembinaan umat di tengah masyarakat.
Menurutnya, guru agama Hindu diharapkan aktif terlibat dalam kegiatan pasraman sebagai ruang pembentukan karakter, peningkatan sradha dan bhakti, serta pendampingan generasi muda Hindu agar tumbuh menjadi insan yang berkarakter, beretika, dan berkepribadian luhur.
Lebih lanjut, Oksan menekankan pentingnya legalitas lembaga pasraman sebagai bagian dari sistem pendidikan keagamaan Hindu yang berada di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu. Legalitas lembaga pasraman, menurutnya, bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan bentuk pengakuan negara serta fondasi yang kuat dalam pengembangan program pembinaan, pendidikan, dan pelayanan keagamaan Hindu secara berkelanjutan.
Sebagai bentuk dukungan konkret, pada akhir kegiatan pembinaan di Pasraman Giri Salaka, Oksan Wibowo menyerahkan Tanda Daftar Lembaga (TDL) Pasraman Giri Salaka yang telah diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI.

Usai penyerahan TDL, kegiatan Jum’at Dolan dilanjutkan dengan pembinaan umat Hindu di Pura Purwa Dharma, Desa Purwoagung, Kecamatan Tegaldlimo. Kegiatan ini dihadiri oleh Pengurus PHDI Desa Purwoagung, pengemong/pengurus pura, serta umat Hindu setempat.
Dalam pembinaan umat tersebut, Oksan Wibowo menegaskan bahwa untuk mewujudkan umat Hindu yang maju dan berkualitas, tidak cukup hanya menekankan pada aspek sradha dan bhakti semata. Lebih dari itu, diperlukan semangat kebersamaan, komitmen, serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengajak seluruh umat Hindu untuk terus menumbuhkan keharmonisan antarumat, memperkuat rasa persaudaraan, serta menjaga dan merawat nilai-nilai toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui sinergi antara lembaga pasraman, guru agama, dan umat Hindu, diharapkan terwujud kehidupan keagamaan yang harmonis, moderat, dan berkelanjutan.

Kegiatan pembinaan ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi dalam mendukung penguatan kelembagaan pasraman serta meningkatkan kualitas pembinaan umat Hindu di wilayah Banyuwangi.